Pesawat ke-17 ini lebih canggih dibandingkan A330-300 yang sudah dimiliki Garuda sebelumnya.
Hadir dalam penyambutan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan Duta Besar Perancis untuk Indonesia Corinne Breyye dan Dirut Garuda Emirsyah Syatar. Pesawat Garuda A330-300 yang ke-17 diserahterimakan pihak Airbus kepada Dirut Garuda Indonesia di pabrik Airbus, Toulous, Perancis, Kamis, 26 September 2013 lalu.
Pesawat seharga US$ 160 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun ini akan dipakai untuk penerbangan rute Jakarta-Denpasar, Hong Kong, Australia, dan Timur Tengah. Pesawat ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang menambah kenyamanan penumpang.
Menggunakan mesin Rolls Royce, pesawat ini mampu membawa 251 penumpang, sebanyak 36 penumpang kelas bisnis dan 215 penumpang kelas ekonomi. Ruang untuk penumpang lebih longgar dengan seat pitch (jarak antar kursi) yang mencapai 33-34 inci.
Pesawat ini mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 15.00 WIB dan disambut Wakil Menteri Perhubungan.
Seri pesawat ini mempunyai daya jelajah mencapai 11.900 kilometer (km) dan terdiri dari dua kelas, yakni kelas ekonomi dan bisnis dengan kapasitas penumpang masing-masing 36 dan 215 orang.
Pesawat ini merupakan pesawat ketujuh yang akan diterima dari 11 pesawat yang dibeli Garuda.