Pekerja menyelasikan pembangunan jalan Tol Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2013).
Proyek yang menelan biaya triliyunan rupiah ini diprediksi akan selesai pada awal tahun 2015.
Pembangunan tol ini awalnya terhambat dikarenakan pembebasan lahan yang berlangsung alot.
Nantinya, jalan tol Tanjung Priok ini menurut Bambang dapat menampung 1.500 kendaraan yang menuju ke pelabuhan Tanjung Priok.
Tol Tanjung Priok meliputi lima seksi, yakni E1 Rorotan-Cilincing sepanjang 3,4 kilometer, E2 Cilincing-Jampea (2,74 km), E2A Koja-Simpang Jampea (1,92 km), NS Link Simpang Jampea-Yos Sudaro (2,42 km) dan seksi NS Direct Ramp (1,1 km).
Nilai investasi dari akses jalan tol sepanjang 11,58 km ini mencapai Rp 4,5 triliun dan dibiayai pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA).