Seorang pedagang tampak membersihkan dan menimbang bawang merah jualannya di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta TImur, Senin (2/12/2013).
Kepala BPS Suryamin menuturkan, bawang merah memiliki andil inflasi sebesar 0,06% dengan naiknya harga secara rata-rata sebesar 9,75%.
Kenaikan harga bawang mereka sendiri disebabkan oleh kurangnya pasokan terhadap kebutuhan.
Namun menyebab utama dari inflasi adalah kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang memberi andil 0,09%.
Beberapa komoditas juga menjadi penghambat inflasi karena harga yang secara rata-rata tercatat penurunan atau deflasi. Diantaranya adalah daging ayam ras dengan deflasi 0,1% dan harga secara rata-rata turun 6,03%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju inflasi di November 2013 adalah sebesar 0,12%.