Pada awal perdagangan, rupiah dibuka melemah pada level Rp 12.115 per dolar AS. Dan pada pukul 09.00 WIB, rupiah melemah 0,16% ke level Rp 12.124 per dolar AS.
Selanjutnya, pada pukul 09.04 WIB rupiah juga melemah di Rp 12.118 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi saat dolar AS ditransaksikan cenderung menguat terhadap mata uang di Asia-Pasifik.
Seorang petugas menunjukkan mata uang dolar AS di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Selasa (17/12/2013).
Meski demikian, Bank Indonesia (BI) menilai hal itu masih sesuai dengan fundamental perekonomian negara.
Sementara itu unntuk cadangan devisa (cadev), dinilai cukup baik berada pada US$ 97 miliar. Sehingga mampu, jika diperlukan intervensi dari Bank Sentral.