Melihat Industri Ulat Sutera

Ini dia ulat yang menghasilkan benang yang mahal. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Untuk dapat memproduksi kokon, ulat ini diberi makan daun murbei. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Seorang warga membawa daun murbei untuk makan ulat sutera. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Dalam usaha ulat sutera putih, produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha berupa koko, benang dan kain, pupuk dari kotoran ulat, teh daun murbei serta kerajinan dari kokon yang cacat. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Industri sutra Indonesian umumnya terdiri dari produsen kecil dan lokal berbeda dengan industri ulat sutera di negara-negara seperti Jepang, Cina dan Thailand yang lebih maju. Sutra yang dihasilkan digunakan dalam pembuatan kerajinan tradisional termasuk pakaian batik dan tekstil. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Ini dia ulat yang menghasilkan benang yang mahal. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Untuk dapat memproduksi kokon, ulat ini diberi makan daun murbei. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Seorang warga membawa daun murbei untuk makan ulat sutera. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Dalam usaha ulat sutera putih, produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha berupa koko, benang dan kain, pupuk dari kotoran ulat, teh daun murbei serta kerajinan dari kokon yang cacat. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.
Industri sutra Indonesian umumnya terdiri dari produsen kecil dan lokal berbeda dengan industri ulat sutera di negara-negara seperti Jepang, Cina dan Thailand yang lebih maju. Sutra yang dihasilkan digunakan dalam pembuatan kerajinan tradisional termasuk pakaian batik dan tekstil. Nurcholis Anhari Lubis/Getty Images.