Melihat Kilang RU IV Cilacap

Kilang RU IV Cilacap berdiri sejak 1974 dengan kapasitas terpasang 100 ribu bph.
     
Kilang Pertamina Revenury Unit (RU) IV Cilacap, memasok 34 persen kebutuhan BBM nasional atau 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa yang disalurkan melalui kapal tanker, truk tanki maupun pipa.
     
Pertamina RU IV Cilacap akan teinterkoneksi dengan RU VI Cirebon yang selama ini memasok untuk kebutuhan Jakarta.
Pasokan minyak mentah yang diolah dikilang ini sebanyak 65 persen diperoleh melalui impor. Sedangkan sisanya didapat dari hasil crude milik Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) domestik.
Minyak mentah yang diolah dikilang tersbut dapat menghsilkan produk bahan bakar minyak seperti kerosin, avtur, elpiji, aspal, parasilin dan lain-lain.
Kilang RU IV Cilacap berdiri sejak 1974 dengan kapasitas terpasang 100 ribu bph.     
Kilang Pertamina Revenury Unit (RU) IV Cilacap, memasok 34 persen kebutuhan BBM nasional atau 60 persen kebutuhan BBM di Pulau Jawa yang disalurkan melalui kapal tanker, truk tanki maupun pipa.     
Pertamina RU IV Cilacap akan teinterkoneksi dengan RU VI Cirebon yang selama ini memasok untuk kebutuhan Jakarta.
Pasokan minyak mentah yang diolah dikilang ini sebanyak 65 persen diperoleh melalui impor. Sedangkan sisanya didapat dari hasil crude milik Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) domestik.
Minyak mentah yang diolah dikilang tersbut dapat menghsilkan produk bahan bakar minyak seperti kerosin, avtur, elpiji, aspal, parasilin dan lain-lain.