Foto Bisnis

Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta

Rifkianto Nugroho - detikFinance
Selasa, 05 Mar 2019 10:17 WIB

Jakarta - Pajak plastik mulai diberlakukan sejak 1 Maret 2019. Langkah itu dilakukan guna mengurangi penggunaan sampah plastik yang sulit didaur ulang.

Pengusaha tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mulai menerapkan kantong plastik berbayar sejak tanggal 1 Maret 2019 lalu. Di sejumlah toko swalayan di Jakarta kebijakan itu telah diinfokan dan diterapkan kepada para pembeli, Selasa (5/3/2019).

Informasi terkait dampak penggunaan plastik yang sulit terurai pun telah dipasang di sekitar kasir agar para pembeli dapat membaca info tersebut.

Setiap pembayaran jika pembeli tidak membawa tas belanja sendiri maka petugas kasir akan memberi tahu bahwa kantong plastik kini tak lagi gratis dan dikenai biaya Rp 200.

Penerapan kebijakan plastik berbayar ini ditempuh untuk mengedukasi masyarakat supaya mengurangi pemakaian plastik.

Namun, masih ada sejumlah persoalan yang mengikuti penerapan kebijakan plastik berbayar ini. Biaya Rp 200 untuk setiap kantong plastik dianggap terlalu murah sehingga tak sedikit warga yang tak menghiraukan kebijakan plastik berbayar itu.

Selain itu, Sekjen Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono menilai dengan diberikannya tarif pada kantong plastik justru dapat membuat orang tak peduli terhadap lingkungan.

Fajar juga menilai kebijakan ini dapat mematikan industri pengelolaan plastik daur ulang. Padahal industri tersebut bisa efektif mengolah sampah.

Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta
Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta
Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta
Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta
Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta
Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta
Melihat Penerapan Diet Kantong Plastik di Jakarta