Foto Bisnis

Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik

Agung Mardika - detikFinance
Jumat, 02 Okt 2020 06:43 WIB

Solo - Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Seorang perajin batik sedang membuat pola untuk membuat masker di rumah industri Batik Toeli, Pajang, Surakarta, Jawa Tengah.

Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Diketahui, Batik Toeli mempekerjakan sebanyak empat penyintas disabilitas untuk membuat karya seni batik mulai dari masker hingga baju batik.

Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Meski memiliki keterbatasan dalam mendengar dan berbicara, para perajin difabel tersebut memiliki kemampuan mumpuni dalam membuat kerajinan batik.

Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Salah satu kerajinan batik yang cukup banyak digemari masyarakat adalah masker. Selain dapat mengantisipasi penyebaran virus dan bakteri serta polusi udara, masker dengan motif batik yang unik nan menarik juga mampu mempermanis penampilan penggunannya.

Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Selain masker, kerajinan batik lain yang diproduksi para perajin difabel di Batik Toeli adalah tas dan juga pakaian.

Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Harga yang dibanderol untuk kerajinan batik itu pun bervariasi. Untuk masker batik harganya Rp 3 ribu hingga Rp 50 ribu. Sementara tas batik dibanderol Rp 25 ribu hingga Rp 70 ribu dan baju batik tulis dibanderol dengan harga Rp 200 ribu.

Beragam produk batik di Solo ini dibuat oleh para perajin difabel. Tak tanggung-tanggung, masker batik tulis mereka pun disukai oleh wisatawan asing.

Peminat kerajinan batik buatan para perajin difabel ini pun tak hanya warga lokal. Seorang wisatawan asing asal Amerika pun diketahui membeli masker batik tulis buata para perajin difabel tersebut saat tengah berlibur di Solo sebelum pandemi.

Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik
Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik
Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik
Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik
Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik
Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik
Perajin Difabel di Solo Berkarya Lewat Batik