Penambang Turun ke Jalan, Protes Subsidi Bahan Bakar Memanas

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan penambang yang berunjuk rasa di luar Lapangan Murillo, La Paz, Bolivia, Selasa (30/12/2025) waktu setempat. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Penambang Bolivia berhadapan dengan aparat keamanan saat mencoba mendekati alun-alun pusat sebagai bentuk penolakan terhadap dekret bahan bakar. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Aksi protes penambang memanas setelah polisi menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk menghalau massa. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Para demonstran menuntut pencabutan Dekret Agung 5503 yang mencabut subsidi bahan bakar dan memicu lonjakan harga bensin serta solar. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Kerusuhan terjadi di tengah kekhawatiran serikat pekerja bahwa kenaikan harga bahan bakar akan berdampak pada biaya hidup masyarakat miskin di Bolivia. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan penambang yang berunjuk rasa di luar Lapangan Murillo, La Paz, Bolivia, Selasa (30/12/2025) waktu setempat. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Penambang Bolivia berhadapan dengan aparat keamanan saat mencoba mendekati alun-alun pusat sebagai bentuk penolakan terhadap dekret bahan bakar. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Aksi protes penambang memanas setelah polisi menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk menghalau massa. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Para demonstran menuntut pencabutan Dekret Agung 5503 yang mencabut subsidi bahan bakar dan memicu lonjakan harga bensin serta solar. Foto: REUTERS/Claudia Morales
Kerusuhan terjadi di tengah kekhawatiran serikat pekerja bahwa kenaikan harga bahan bakar akan berdampak pada biaya hidup masyarakat miskin di Bolivia. Foto: REUTERS/Claudia Morales