Jakarta - Harga emas terus merangkak naik di awal 2026, tingginya permintaan didorong dari warga yang mencari aset aman di tengah gejolak pasar global.
Foto Bisnis
Di Tengah Gejolak Global, Emas Tetap Jadi Pilihan Investasi
Petugas toko menampilkan emas batangan kepada pembeli di sebuah gerai penjualan emas di Kebayoran, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Sejak awal 2026, permintaan emas di gerai setempat meningkat dengan rata-rata puluhan transaksi per hari, didominasi pembelian pecahan 5 dan 10 gram.
Pengusaha menilai lonjakan ini dipicu meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Harga emas Antam tercatat naik Rp35.000 dari penjualan kemarin, menjadi Rp2.584.000 per gram hari ini, seiring meningkatnya permintaan pasar.
Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela turut mendorong penguatan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) tersebut.
Pelaku usaha emas menilai lonjakan permintaan ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap fungsi emas sebagai aset lindung nilai.
Di tengah fluktuasi pasar keuangan global, emas masih dipandang sebagai instrumen investasi yang relatif aman untuk menjaga nilai kekayaan.











































