Tangerang Selatan - Industri alas kaki nasional menunjukkan prospek cerah pada 2026 seiring meningkatnya minat investasi dari dalam dan luar negeri.
Foto Bisnis
Investasi Alas Kaki Menggeliat, Potensi Rp253 Triliun di 2026
Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) memproyeksikan potensi investasi di sektor ini dapat mencapai USD15 miliar atau setara sekitar Rp253 triliun. Potensi investasi tersebut berasal dari kombinasi masuknya pemain baru, relokasi pabrik dari sejumlah negara, serta ekspansi produsen alas kaki yang telah beroperasi di Indonesia. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Aktivitas produksi alas kaki di berbagai daerah terus berjalan, termasuk di sentra industri rumahan seperti Pabrik Pesan Sepatu Indonesia di Setu, Tangerang Selatan, Banten. Para pekerja terlihat menyelesaikan pembuatan sepatu wanita untuk memenuhi permintaan pasar domestik maupun ekspor. Kondisi ini dinilai menjadi momentum penting bagi penguatan industri manufaktur nasional, khususnya sektor padat karya. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Dengan potensi investasi yang besar tersebut, industri alas kaki diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lebih luas, meningkatkan nilai ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat produksi alas kaki di kawasan Asia pada 2026. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal











































