Depok - Deretan gerbong KRL tak terpakai menumpuk di Depo Depok, tampak dari jembatan, menghadirkan pemandangan bak kuburan kereta.
Foto Bisnis
Pemandangan Tak Biasa di Depo Depok, Ratusan Gerbong KRL Pensiun Menumpuk
Sejumlah βbangkaiβ gerbong KRL tampak terparkir dan mengendap di Depo KRL Depok. Potret itu terlihat dari atas jembatan, Senin (2/2/2026).
Deretan gerbong KRL yang sudah tak lagi beroperasi tampak mengendap di Depo KRL Depok, Jawa Barat. Pemandangan tak lazim itu terlihat jelas dari atas jembatan yang membelah kawasan depo.
Tumpukan gerbong KRL di kawasan depo ini terlihat kontras dengan aktivitas perawatan yang biasanya berlangsung. Keberadaan jembatan yang melintas tepat di atas depo membuat deretan gerbong lawas tersebut mudah terlihat dari ruang publik. Meski area depo merupakan kawasan terbatas, warga tetap dapat mengamati pemandangan itu dengan jelas dari atas jembatan.
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI), terdapat sebanyak 242 gerbong yang saat ini disimpan sementara di Depo KRL Depok. Seluruh unit tersebut merupakan gerbong yang telah dipensiunkan dari layanan harian KRL Commuter Line. Penghentian operasional dilakukan karena kondisi sarana yang sudah tidak memenuhi standar, baik akibat kerusakan maupun usia pakai yang telah habis.
Gerbong-gerbong yang sudah tidak digunakan itu terlihat terbengkalai, bahkan sebagian di antaranya tersusun hingga tiga tingkat. Kondisi tersebut menyita perhatian lantaran KRL yang biasa melaju di lintasan rel kini teronggok layaknya rongsokan.
Gerbong-gerbong tersebut selanjutnya akan menjalani proses afkir atau penghapusbukuan sebagai bagian dari pengelolaan aset perkeretaapian. Setelah seluruh tahapan administrasi rampung, unit-unit itu direncanakan untuk dipindahkan ke lokasi konservasi di Stasiun Pasir Bungur.
Depo KRL Depok sendiri merupakan fasilitas utama untuk perawatan, pemeriksaan, serta penyimpanan rangkaian KRL yang beroperasi di wilayah Jabodetabek. Keberadaan depo ini memegang peran penting dalam memastikan seluruh armada tetap dalam kondisi laik operasi sebelum kembali melayani penumpang.
Dengan luas mencapai sekitar 26 hektare, Depo KRL Depok tercatat sebagai fasilitas perawatan KRL terbesar di Indonesia. Kawasan ini dilengkapi dengan belasan jalur stabling yang terhubung langsung dengan jalur inspeksi di dalam ruang perawatan dan perbaikan.











































