Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) dan Juda Agung (kanan) menyampaikan konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026 di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Kementerian Keuangan melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Sebagaimana diketahui, defisit APBN berarti pendapatan negara lebih kecil dibanding jumlah pengeluaran atau belanja negara. Tercatat pendapatan negara sampai 28 Februari 2026 mencapai Rp 358 triliun atau tumbuh 12,8%, di sisi lain belanja negara juga naik hingga 41,9% atau terealisasi sebesar Rp 493,8 triliun. Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto