Iran - Pembatasan Selat Hormuz oleh Iran memukul pasokan energi global. Hanya kapal-kapal sejumlah negara yang boleh melintas.
Foto Bisnis
Iran Izinkan Negara-negara Ini Lewati Hormuz, Kapal Pertamina Masih Tertahan
Pada Rabu (25/3/2026), sebuah kapal tanker minyak Thailand berhasil melewati selat setelah koordinasi diplomatik dengan Iran. Hal ini terjadi sehari setelah Iran memberi tahu Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Maritim Internasional bahwa hanya βkapal yang tidak bermusuhanβ yang diperbolehkan melintas setelah berkoordinasi dengan otoritas Iran. Foto: REUTERS/Stringer
Kapal kargo milik China pertama diizinkan melintas oleh Iran. Menurut perusahaan intelijen maritim Lloydβs List Intelligence (LLI), kapal tersebut menjadi yang pertama membayar biaya tol untuk mendapatkan izin melintas.Β Foto: REUTERS/Benoit Tessier
Dua kapal tanker India melewati jalur tersebut, di tengah peringatan Presiden AS Donald Trump terkait potensi serangan jika Iran tidak membuka kembali selat. Kapal tanker pertama India melintas pada 12 Maret, setelah sumber pemerintah India mengonfirmasi izin dari Iran.Β Foto: REUTERS/Francis Mascarenhas
Sebuah kapal milik Turki yang telah menunggu di dekat Iran diizinkan melintas pada (13/3) setelah memperoleh izin dari Teheran, menurut Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki Abdulkadir Uraloglu.Β Selain itu,Β kapal tanker Aframax berbendera Pakistan bernama Karachi berlayar keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz pada hari Minggu (15/3), menurut laporan Bloomberg News.Β Foto: REUTERS/Francis Mascarenhas
Hingga 26 Maret 2026, dua kapal tanker Pertamina milik Indonesia masih tertahan di Teluk Arab dan belum dapat melewati Selat Hormuz. Keduanya adalah PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.Β Foto: Dok. PIS











































