Penumpang Whoosh Naik 20 Persen Saat Arus Balik

Para penumpang kereta cepat Whoosh memadati area peron di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Kamis (26/3/2026), saat arus balik libur Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Sejumlah penumpang terlihat membawa koper dan barang bawaan bersama keluarga, memanfaatkan moda transportasi cepat untuk kembali ke Jakarta usai merayakan Lebaran di kampung halaman.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat volume penumpang Whoosh selama masa Angkutan Lebaran 2026 terus mengalami tren kenaikan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
KCIC memprediksi jumlah penumpang pada periode arus balik tahun ini naik sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa, menunjukkan tingginya minat terhadap kereta cepat sebagai pilihan utama perjalanan.
Secara keseluruhan, KCIC optimistis total penumpang harian selama Lebaran dapat mencapai kisaran 22 ribu hingga 23 ribu orang, baik untuk keperluan arus balik maupun perjalanan wisata.
Lonjakan penumpang pada Kamis (26/3) didominasi oleh pergerakan dari arah Bandung menuju Jakarta, dengan okupansi keberangkatan dari Stasiun Padalarang tercatat penuh sejak siang hingga sore hari.
Berdasarkan data per stasiun, volume tertinggi berasal dari Padalarang dengan sekitar 11 ribu penumpang, disusul Halim 8 ribu penumpang, Tegalluar Summarecon 4 ribu penumpang, dan Karawang sekitar 800 penumpang, didominasi masyarakat yang kembali beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya.
Para penumpang kereta cepat Whoosh memadati area peron di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, Kamis (26/3/2026), saat arus balik libur Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Sejumlah penumpang terlihat membawa koper dan barang bawaan bersama keluarga, memanfaatkan moda transportasi cepat untuk kembali ke Jakarta usai merayakan Lebaran di kampung halaman.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat volume penumpang Whoosh selama masa Angkutan Lebaran 2026 terus mengalami tren kenaikan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
KCIC memprediksi jumlah penumpang pada periode arus balik tahun ini naik sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa, menunjukkan tingginya minat terhadap kereta cepat sebagai pilihan utama perjalanan.
Secara keseluruhan, KCIC optimistis total penumpang harian selama Lebaran dapat mencapai kisaran 22 ribu hingga 23 ribu orang, baik untuk keperluan arus balik maupun perjalanan wisata.
Lonjakan penumpang pada Kamis (26/3) didominasi oleh pergerakan dari arah Bandung menuju Jakarta, dengan okupansi keberangkatan dari Stasiun Padalarang tercatat penuh sejak siang hingga sore hari.
Berdasarkan data per stasiun, volume tertinggi berasal dari Padalarang dengan sekitar 11 ribu penumpang, disusul Halim 8 ribu penumpang, Tegalluar Summarecon 4 ribu penumpang, dan Karawang sekitar 800 penumpang, didominasi masyarakat yang kembali beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya.