Kedelai Mahal, Pelaku Usaha Tahu Keluhkan Penurunan Omzet

Foto Bisnis

Kedelai Mahal, Pelaku Usaha Tahu Keluhkan Penurunan Omzet

Tripa Ramadhan - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2026 11:00 WIB

Tangerang - Kenaikan harga kedelai impor berdampak pada produsen tahu. Omzet harian ikut menurun akibat biaya produksi meningkat.

Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Selasa (7/4/2026). Produsen tahu setempat mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor dari Rp9.600 menjadi Rp11.000 per kilogram yang berdampak terhadap penurunan omzet mereka dari Rp200.000 menjadi Rp150.000 per harinya. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/hma

Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar

Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Selasa (7/4/2026). Produsen tahu setempat mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor dari Rp9.600 menjadi Rp11.000 per kilogram yang berdampak terhadap penurunan omzet mereka dari Rp200.000 menjadi Rp150.000 per harinya. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/hma

Produsen tahu setempat mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor dari Rp9.600 menjadi Rp11.000 per kilogram.Β Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar

Pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Selasa (7/4/2026). Produsen tahu setempat mengeluhkan kenaikan harga kedelai impor dari Rp9.600 menjadi Rp11.000 per kilogram yang berdampak terhadap penurunan omzet mereka dari Rp200.000 menjadi Rp150.000 per harinya. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/hma

Kenaikan bahan bakuΒ berdampak terhadap penurunan omzet mereka dari Rp200.000 menjadi Rp150.000 per harinya.Β Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar

Kedelai Mahal, Pelaku Usaha Tahu Keluhkan Penurunan Omzet
Kedelai Mahal, Pelaku Usaha Tahu Keluhkan Penurunan Omzet
Kedelai Mahal, Pelaku Usaha Tahu Keluhkan Penurunan Omzet
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads