Mobilitas Penumpang LRT Jabodebek Menurun Kala WFH Diterapkan

Sejumlah penumpang memasuki stasiun LRT Jabodebek untuk beraktivitas di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Volume penumpang LRT Jabodebek menurun pada hari pertama penerapan kebijakan WFH.
Penurunan jumlah pengguna terlihat signifikan pada jam sibuk pagi hari.
Stasiun kawasan perkantoran mencatat penurunan penumpang cukup terasa.
Mobilitas pekerja berkurang seiring kebijakan kerja dari rumah yang mulai diterapkan.
Meski jumlah penumpang turun, layanan dan fasilitas LRT tetap beroperasi normal.
Petugas tetap disiagakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna transportasi publik. Pada Jumat (10/4), KAI mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek sebanyak 106.301 orang. Angka tersebut menurun sekitar 10 persen dibandingkan Kamis (9/4) yang mencapai 118.505 pengguna, atau berkurang sebanyak 12.204 penumpang.
Penurunan volume pengguna paling terlihat di sejumlah stasiun yang berada di kawasan perkantoran dan titik integrasi. Di Stasiun Kuningan pada Kamis (9/4) tercatat 12.530 pengguna, kemudian turun menjadi 10.284 pengguna pada Jumat (10/4). Sementara itu, Stasiun Dukuh Atas dari 16.954 pengguna pada Kamis (9/4) menjadi 15.859 pengguna pada Jumat (10/4), dan Stasiun Rasuna Said dari 7.621 pengguna pada Kamis (9/4) menjadi 6.659 pengguna pada Jumat (10/4).
Sejumlah penumpang memasuki stasiun LRT Jabodebek untuk beraktivitas di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Volume penumpang LRT Jabodebek menurun pada hari pertama penerapan kebijakan WFH.
Penurunan jumlah pengguna terlihat signifikan pada jam sibuk pagi hari.
Stasiun kawasan perkantoran mencatat penurunan penumpang cukup terasa.
Mobilitas pekerja berkurang seiring kebijakan kerja dari rumah yang mulai diterapkan.
Meski jumlah penumpang turun, layanan dan fasilitas LRT tetap beroperasi normal.
Petugas tetap disiagakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna transportasi publik. Pada Jumat (10/4), KAI mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek sebanyak 106.301 orang. Angka tersebut menurun sekitar 10 persen dibandingkan Kamis (9/4) yang mencapai 118.505 pengguna, atau berkurang sebanyak 12.204 penumpang.
Penurunan volume pengguna paling terlihat di sejumlah stasiun yang berada di kawasan perkantoran dan titik integrasi. Di Stasiun Kuningan pada Kamis (9/4) tercatat 12.530 pengguna, kemudian turun menjadi 10.284 pengguna pada Jumat (10/4). Sementara itu, Stasiun Dukuh Atas dari 16.954 pengguna pada Kamis (9/4) menjadi 15.859 pengguna pada Jumat (10/4), dan Stasiun Rasuna Said dari 7.621 pengguna pada Kamis (9/4) menjadi 6.659 pengguna pada Jumat (10/4).