Ritel Bergairah, Penjualan Tumbuh 6,5 Persen

Suasana pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Bank Indonesia mencatat penjualan ritel yang tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Februari–Maret 2026 mencapai 232,7 atau tumbuh 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir, didorong oleh meningkatnya konsumsi masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri.

Kenaikan penjualan terjadi di berbagai kelompok barang, terutama pakaian, makanan dan minuman.

Secara bulanan, penjualan ritel juga tumbuh 4,1 persen setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan.

 

Momentum Ramadan dan Idulfitri dinilai menjadi pendorong utama peningkatan konsumsi masyarakat yang turut mengerek kinerja sektor ritel.

 
Suasana pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Bank Indonesia mencatat penjualan ritel yang tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Februari–Maret 2026 mencapai 232,7 atau tumbuh 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir, didorong oleh meningkatnya konsumsi masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri.
Kenaikan penjualan terjadi di berbagai kelompok barang, terutama pakaian, makanan dan minuman.
Secara bulanan, penjualan ritel juga tumbuh 4,1 persen setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan. 
Momentum Ramadan dan Idulfitri dinilai menjadi pendorong utama peningkatan konsumsi masyarakat yang turut mengerek kinerja sektor ritel.