Buruh Bergerak Jelang May Day, DPR Jadi Titik Aksi

Sejumlah buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei.


Dalam aksi pra-May Day ini, para buruh menyuarakan tuntutan utama, seperti pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan serta penghapusan praktik upah murah dan sistem outsourcing.
Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah untuk menghentikan ancaman pemutusan hubungan kerja yang dipicu kondisi global, termasuk dampak perang dan kebijakan impor.
Buruh turut menuntut reformasi di sektor perpajakan, termasuk penghapusan pajak tunjangan hari raya serta kebijakan yang dinilai memberatkan pekerja.
Tuntutan lainnya meliputi pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Perampasan Aset, serta turunkan potong tarif ojol menjadi 10 persen. Aksi ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi digelar di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk konsolidasi menjelang peringatan May Day.
Sejumlah buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang diperingati setiap 1 Mei.
Dalam aksi pra-May Day ini, para buruh menyuarakan tuntutan utama, seperti pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan serta penghapusan praktik upah murah dan sistem outsourcing.
Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah untuk menghentikan ancaman pemutusan hubungan kerja yang dipicu kondisi global, termasuk dampak perang dan kebijakan impor.
Buruh turut menuntut reformasi di sektor perpajakan, termasuk penghapusan pajak tunjangan hari raya serta kebijakan yang dinilai memberatkan pekerja.
Tuntutan lainnya meliputi pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Perampasan Aset, serta turunkan potong tarif ojol menjadi 10 persen. Aksi ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi digelar di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk konsolidasi menjelang peringatan May Day.