APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun

Foto Bisnis

APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun

Ari Saputra - detikFinance
Selasa, 05 Mei 2026 15:50 WIB

Jakarta - APBN 2026 langsung tekor Rp 240 triliun hingga Maret. Lonjakan belanja negara yang melesat jauh di atas pendapatan jadi biang keroknya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu  memberikan  paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa  (5/5/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu memberikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu  memberikan  paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa  (5/5/2026).

Kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sudah mengalami defisit besar di awal tahun. Hingga akhir Maret 2026, defisit tercatat mencapai Rp 240,1 triliun atau setara 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu  memberikan  paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa  (5/5/2026).

Defisit ini terjadi karena belanja negara melaju jauh lebih cepat dibandingkan pendapatan. Tercatat, pendapatan negara baru mencapai Rp 574,9 triliun atau tumbuh 10,5% secara tahunan. Sementara itu, belanja negara sudah menembus Rp 815 triliun atau melonjak 31,4% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu  memberikan  paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa  (5/5/2026).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, kondisi defisit ini bukan hal yang mengejutkan. Ia menegaskan APBN memang sejak awal dirancang dalam posisi defisit sebagai bagian dari strategi fiskal pemerintah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu  memberikan  paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa  (5/5/2026).


Menurutnya, percepatan belanja negara di awal tahun sengaja dilakukan agar dampak ekonomi bisa langsung dirasakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan lebih merata sepanjang tahun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu  memberikan  paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa  (5/5/2026).
Dari sisi pendapatan, penerimaan negara masih ditopang pajak yang mencapai Rp 394,8 triliun atau tumbuh 20,7%. Sementara penerimaan dari kepabeanan dan cukai tercatat Rp 67,9 triliun, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 112,1 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Juda Agung serta pimpinan Kemenkeu  memberikan  paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu Jakarta, Selasa  (5/5/2026).
Adapun belanja negara didominasi oleh belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp 610,3 triliun. Sisanya berasal dari transfer ke daerah sebesar sekitar Rp 204,8 triliun.
APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun
APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun
APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun
APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun
APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun
APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun
APBN Jebol Rp 240 Triliun! Belanja Ngebut, Kantong Negara Tekor di Awal Tahun
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads