Industri Sarung Goyor Terdampak Konflik Timur Tengah

Pekerja menenun kain sarung goyor di industri sarung cap Botol Terbang di Kelurahan Potrobangsan, Magelang, Jawa Tengah. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Perajin mencatat permintaan sarung goyor ke negara di kawasan Timur Tengah mengalami penurunan hingga 75 persen. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Permintaan biasanya mencapai 400 sarung per bulan, kini turun menjadi 100 sarung per bulan karena dampak konflik global di Timur Tengah. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Pekerja menenun kain sarung goyor di industri sarung cap Botol Terbang di Kelurahan Potrobangsan, Magelang, Jawa Tengah. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Perajin mencatat permintaan sarung goyor ke negara di kawasan Timur Tengah mengalami penurunan hingga 75 persen. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Permintaan biasanya mencapai 400 sarung per bulan, kini turun menjadi 100 sarung per bulan karena dampak konflik global di Timur Tengah. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin