Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah

Foto Bisnis

Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah

Muhammad Reevanza - detikFinance
Sabtu, 16 Mei 2026 10:30 WIB

Jakarta - Warga RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, mengelola sampah rumah tangga melalui taman kompos guna mengurangi kiriman sampah ke TPST Bantargebang.

Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.

Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta.
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Program pilah sampah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan sampah (TPS).
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Pemerintah Kota Jakarta juga terus mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga guna menekan penumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang kapasitasnya semakin terbatas.
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Pengangkutan sampah yang telah dipilah dilakukan secara terjadwal oleh dua petugas pengelola lingkungan setiap hari. Sampah organik dan anorganik diambil pada Senin, Rabu, dan Jumat, sedangkan sampah residu atau jenis lainnya diangkut pada Selasa dan Kamis.
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.

Sementara itu, sampah anorganik tertentu dimanfaatkan untuk kebutuhan budidaya maggot. Pengelola memanfaatkan sisa sampah yang masih memiliki nilai guna agar tidak seluruhnya berakhir di TPS maupun TPST Bantargebang.
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Sampah organik yang terkumpul kemudian diolah menjadi kompos di area taman kompos RW 16. Daun-daun kering dan limbah organik rumah tangga dicacah menggunakan alat pencacah sebelum difermentasi untuk dijadikan pupuk tanaman.
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.

Keberadaan pos kupilah di lingkungan RW 16 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah dari rumah tangga.
Warga melakukan pemilahan sampah di Taman Kompos RW 16 Perumahan Jatinegara Baru, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan itu digagas warga setempat untuk mendorong kebiasaan memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan.
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Kurangi Beban Bantargebang, Warga Jatinegara Baru Rutin Pilah Sampah
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads