Jakarta - Ribuan pencari kerja memadati Job Fair di Gelanggang Remaja Jakarta Utara untuk berburu lowongan di tengah ketatnya persaingan kerja dan tekanan ekonomi.
Foto Bisnis
Pelamar Serbu Job Fair, Berebut Asa di Tengah Sulitnya Cari Kerja
Sejumlah pencari kerja memadati area Job Fair di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Selasa (19/5/2026). Mereka terlihat membawa map berisi dokumen lamaran hingga curriculum vitae untuk mencoba peruntungan mendapatkan pekerjaan di tengah persaingan kerja yang semakin ketat.
Kegiatan bursa kerja tersebut menghadirkan sebanyak 42 perusahaan dari berbagai sektor industri mulai dari ritel, logistik, jasa, manufaktur hingga teknologi. Ribuan lowongan pekerjaan ditawarkan kepada para pencari kerja yang datang sejak pagi hari demi mendapatkan kesempatan bekerja.
Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean di sejumlah stan perusahaan. Para pencari kerja rela menunggu berjam-jam untuk menyerahkan berkas lamaran dan mengikuti proses wawancara singkat yang dilakukan langsung oleh perekrut perusahaan.
Tingginya jumlah pencari kerja yang hadir menggambarkan kondisi sulitnya mendapatkan pekerjaan di Indonesia saat ini. Persaingan yang ketat membuat para pelamar harus bersaing dengan ratusan bahkan ribuan kandidat lain untuk memperebutkan satu posisi pekerjaan yang tersedia.
Kondisi ekonomi nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan turut memengaruhi dunia ketenagakerjaan. Sejumlah perusahaan melakukan efisiensi serta menahan perekrutan pekerja baru akibat tekanan ekonomi global dan menurunnya daya beli masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Di sisi lain, meningkatnya jumlah lulusan baru setiap tahun membuat kebutuhan lapangan pekerjaan semakin tinggi. Banyak pencari kerja berharap kegiatan job fair seperti ini dapat menjadi jembatan untuk memperoleh pekerjaan dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka.
Sebagian pencari kerja mengaku telah berulang kali mengirim lamaran pekerjaan secara daring namun belum mendapatkan panggilan kerja. Kehadiran job fair menjadi kesempatan untuk bertemu langsung dengan pihak perusahaan dan meningkatkan peluang diterima bekerja.
Selain diikuti lulusan baru, bursa kerja tersebut juga dipadati para pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja atau pengurangan karyawan. Mereka mencoba kembali mencari peluang pekerjaan baru agar tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Pemerintah daerah melalui kegiatan job fair diharapkan mampu membantu menekan angka pengangguran serta mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerja yang tersedia.
Kegiatan seperti ini juga menjadi salah satu upaya membuka akses kerja lebih luas bagi masyarakat. Meski kondisi ekonomi masih penuh tantangan, para pencari kerja tetap datang dengan harapan besar untuk memperoleh masa depan yang lebih baik. Dengan map lamaran di tangan dan semangat yang tidak surut, mereka mencoba bertahan di tengah kerasnya persaingan dunia kerja di Indonesia.











































