Makin Sepi, SPBU Shell Masih Belum Jual Shell Super dan V-Power
Suasana di salah satu SPBU Shell di kawasan Cilandak, Jakarta, pada Jumat (10/7/2026), tampak lebih lengang dibandingkan hari-hari biasanya. Tidak tersedianya BBM bensin membuat aktivitas di area pengisian bahan bakar berkurang drastis. Kendaraan yang biasanya mengantre untuk mengisi Shell Super maupun V-Power nyaris tidak terlihat, sementara sebagian besar pelanggan memilih beralih ke SPBU lain.
Di area pengisian, beberapa petugas SPBU tetap bersiaga melayani pelanggan yang membeli produk lain yang masih tersedia. Namun, tidak adanya penjualan BBM bensin membuat suasana di lokasi terasa jauh lebih sepi dibandingkan saat pasokan normal.
Ketidakpastian mengenai kapan pasokan Shell Super dan V-Power kembali tersedia membuat banyak pelanggan memilih mengisi bahan bakar di jaringan SPBU lain. Kondisi ini berdampak pada menurunnya aktivitas di sejumlah gerai Shell, terutama pada jam-jam yang biasanya ramai.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai waktu normalisasi distribusi produk bensin di jaringan SPBU Shell. Berdasarkan catatan, SPBU Shell terakhir kali menjual BBM jenis bensin pada kisaran awal Desember 2025 hingga Januari 2026 melalui kerja sama dengan Pertamina. Setelah periode tersebut berakhir, hingga kini pasokan bensin di jaringan SPBU Shell belum kembali tersedia.
Para pelanggan masih menunggu informasi resmi terkait ketersediaan kembali Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menduga belum tersedianya produk bensin di SPBU Shell dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, pemerintah menegaskan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kebijakan yang membatasi penjualan BBM di SPBU Shell.
Sepinya aktivitas di SPBU Shell menjadi gambaran dampak dari belum pulihnya pasokan BBM bensin. Sementara itu, masyarakat berharap distribusi dapat segera kembali normal agar memiliki lebih banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan.