Jakarta - Pelatihan tata rias menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan kerja bagi siswa berkebutuhan khusus. Peserta belajar keterampilan yang bernilai ekonomi.
Foto Bisnis
Pelatihan Tata Rias Bekali Siswa Berkebutuhan Khusus Menuju Dunia Kerja
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi dasar tata rias, mulai dari teknik penggunaan alat kosmetik, merias wajah sesuai karakter, hingga menjaga kebersihan peralatan kerja. Seluruh materi disampaikan dengan metode yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta agar mudah dipahami.
Pelatihan berlangsung dengan pendampingan dari instruktur profesional yang berpengalaman dalam memberikan pelatihan kepada penyandang disabilitas. Para guru juga turut mendampingi proses belajar sehingga komunikasi dan penyampaian materi dapat berjalan lebih efektif.
Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan atau soft skill sekaligus keterampilan teknis (hard skill) para murid berkebutuhan khusus. Dengan keterampilan tersebut, mereka diharapkan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi untuk berkarya dan mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja, keterampilan tata rias juga membuka peluang bagi peserta untuk berwirausaha. Profesi sebagai perias memiliki prospek yang cukup luas, baik melalui layanan rias rumahan, salon kecantikan, maupun usaha jasa rias untuk berbagai acara.
Pelatihan vokasi seperti ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Mereka tidak hanya diberikan pendidikan formal, tetapi juga keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sehingga mampu bersaing sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Melalui kolaborasi antara PPKD dan SLBN 9 Sunter, diharapkan semakin banyak peserta didik berkebutuhan khusus yang memiliki kompetensi kerja sesuai minat dan bakatnya. Pendekatan ini juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif dan terbuka bagi penyandang disabilitas.
Dengan adanya pelatihan tata rias ini, paraΒ siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas, serta menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi. Keterampilan yang dimiliki diharapkan menjadi modal penting untuk membangun masa depan yang lebih baik sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berkarya dan berprestasi.










































