Tangerang Selatan - Bisnis ikan cupang beradaptasi dengan pemasaran digital melalui live streaming. Strategi ini membantu menjaga penjualan di tengah perubahan tren pasar.
Foto Bisnis
Penjual Ikan Cupang Andalkan Live Streaming untuk Dongkrak Penjualan
CEO Fishkinian Store M Rizky Rakayanto mengatakan tren ikan cupang mencapai puncaknya saat pandemi Covid-19 pada 2020-2022, lalu turun drastis pada 2023.
Kondisi tersebut mendorong Fishkinian mengubah strategi bisnis dan membangun sistem usaha agar tetap berkembang.
Hasilnya mulai terlihat pada 2024-2025, dengan skala bisnis yang kini lebih besar dibanding masa booming pandemi.
Fishkinian Store telah berjualan online sejak 2012 melalui Facebook, lalu beralih ke Instagram pada 2017-2018 sebelum memanfaatkan live streaming dan social commerce.
Dalam satu sesi live streaming, Fishkinian dapat menampilkan 50-100 ekor ikan cupang sekaligus dengan sistem lelang yang interaktif.
Ikan cupang berwarna pink menjadi salah satu yang paling diminati sepanjang 2025, terutama oleh pembeli perempuan, sedangkan pada 2026 belum ada corak yang mendominasi pasar.
Selain memperkuat pemasaran digital, Fishkinian Store juga menjaga kualitas ikan melalui perawatan harian secara rutin. Salah satunya dengan memberikan air daun ketapang untuk membantu menurunkan tingkat keasaman (pH) air agar ikan tetap sehat dan siap dipasarkan.










































