Tolak Tambang Geothermal, Aktivis Desak ESDM Lindungi Tanah Adat

Foto Bisnis

Tolak Tambang Geothermal, Aktivis Desak ESDM Lindungi Tanah Adat

Ari Saputra - detikFinance
Kamis, 06 Agu 2026 18:00 WIB

Jakarta - Aktivis WALHI menggelar aksi di depan Kementerian ESDM, Jakarta, menolak proyek geothermal yang dinilai mengancam lingkungan dan tanah adat.

Aksi penolakan terhadap proyek panas bumi (geothermal) mewarnai kawasan depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (6/8/2026). Sejumlah aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama organisasi pencinta alam menggelar unjuk rasa untuk mendesak pemerintah mengevaluasi pengembangan proyek geothermal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan wilayah adat.
Aksi penolakan terhadap proyek panas bumi (geothermal) mewarnai kawasan depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (6/8/2026).Β Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan agar pemerintah tidak mengabaikan hak-hak masyarakat yang terdampak proyek.
Aksi penolakan terhadap proyek panas bumi (geothermal) mewarnai kawasan depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (6/8/2026). Sejumlah aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama organisasi pencinta alam menggelar unjuk rasa untuk mendesak pemerintah mengevaluasi pengembangan proyek geothermal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan wilayah adat.
Mereka menilai pengembangan energi panas bumi di sejumlah daerah telah memicu konflik agraria, mempersempit ruang hidup masyarakat adat, serta menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian kawasan hutan dan ekosistem di sekitarnya.
Aksi penolakan terhadap proyek panas bumi (geothermal) mewarnai kawasan depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (6/8/2026). Sejumlah aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama organisasi pencinta alam menggelar unjuk rasa untuk mendesak pemerintah mengevaluasi pengembangan proyek geothermal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan wilayah adat.
Selain persoalan lahan, para demonstran juga menyoroti potensi terganggunya sumber daya air akibat aktivitas eksplorasi dan pembangunan proyek geothermal.Β Menurut mereka, keberadaan mata air dan kawasan resapan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat setempat, sehingga proses pengembangan proyek harus dilakukan dengan mempertimbangkan daya dukung lingkungan serta dampak jangka panjang yang mungkin timbul.
Aksi penolakan terhadap proyek panas bumi (geothermal) mewarnai kawasan depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (6/8/2026). Sejumlah aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama organisasi pencinta alam menggelar unjuk rasa untuk mendesak pemerintah mengevaluasi pengembangan proyek geothermal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan wilayah adat.
Melalui aksi damai tersebut, WALHI dan organisasi masyarakat sipil mendesak Kementerian ESDM untuk memastikan setiap proyek energi berjalan dengan mengedepankan prinsip keadilan lingkungan, menghormati hak masyarakat adat, serta melibatkan warga dalam setiap proses pengambilan keputusan. Mereka juga meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap proyek-proyek yang berpotensi menimbulkan konflik sosial maupun kerusakan lingkungan.
Aksi penolakan terhadap proyek panas bumi (geothermal) mewarnai kawasan depan kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (6/8/2026). Sejumlah aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama organisasi pencinta alam menggelar unjuk rasa untuk mendesak pemerintah mengevaluasi pengembangan proyek geothermal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan wilayah adat.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa transisi menuju energi terbarukan tidak hanya berfokus pada pencapaian target energi bersih, tetapi juga harus memperhatikan perlindungan lingkungan, keberlanjutan sumber daya alam, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat yang hidup di sekitar wilayah pengembangan proyek. Dengan demikian, pembangunan energi dapat berjalan selaras dengan kepentingan sosial dan pelestarian alam.
Tolak Tambang Geothermal, Aktivis Desak ESDM Lindungi Tanah Adat
Tolak Tambang Geothermal, Aktivis Desak ESDM Lindungi Tanah Adat
Tolak Tambang Geothermal, Aktivis Desak ESDM Lindungi Tanah Adat
Tolak Tambang Geothermal, Aktivis Desak ESDM Lindungi Tanah Adat
Tolak Tambang Geothermal, Aktivis Desak ESDM Lindungi Tanah Adat
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads