Dari Lereng Arjuno Menembus Pasar Ekspor

Pekerja menyangrai biji kopi di ruang produksi Kopi Java Indonesia, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (7/8/2026). Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Selain menjadi pusat studi dan penelitian dari berbagai kampus sebagai upaya pengembangan kopi nusantara terutama kopi lereng gunung Arjuno, industri pengolahan kopi rumahan tersebut juga membantu memproses hasil panen dari 207 petani mitra dengan potensi kapasitas produksi mencapai 3,5 ton per hari untuk menyuplai ratusan kedai kopi di berbagai daerah serta dijual ke negara Yunani, China dan Mesir. Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Pekerja menjemur kopi di instalasi rumah kaca Kopi Java Indonesia, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (7/8/2026). Meningkatnya permintaan kopi olahan dari dalam dan luar negeri mendorong industri rumahan tersebut terus meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran. Keberadaannya turut memberikan nilai tambah bagi komoditas kopi lokal sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Pekerja menyangrai biji kopi di ruang produksi Kopi Java Indonesia, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (7/8/2026). Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Selain menjadi pusat studi dan penelitian dari berbagai kampus sebagai upaya pengembangan kopi nusantara terutama kopi lereng gunung Arjuno, industri pengolahan kopi rumahan tersebut juga membantu memproses hasil panen dari 207 petani mitra dengan potensi kapasitas produksi mencapai 3,5 ton per hari untuk menyuplai ratusan kedai kopi di berbagai daerah serta dijual ke negara Yunani, China dan Mesir. Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Pekerja menjemur kopi di instalasi rumah kaca Kopi Java Indonesia, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (7/8/2026). Meningkatnya permintaan kopi olahan dari dalam dan luar negeri mendorong industri rumahan tersebut terus meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran. Keberadaannya turut memberikan nilai tambah bagi komoditas kopi lokal sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO