11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla

Foto Bisnis

11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla

Rifkianto Nugroho - detikFinance
Senin, 31 Agu 2026 21:00 WIB

Jakarta - Pemerintah mengawasi 19 badan usaha terkait karhutla di tujuh provinsi. Total lahan terbakar di wilayah tersebut mencapai 11.046,69 hektare.

Pemerintah mengambil langkah pengawasan terhadap 19 badan usaha yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi. Total area yang terbakar di wilayah badan usaha tersebut mencapai 11.046,69 hektare.
Tindakan pengawasan dilakukan sepanjang Januari hingga 30 Agustus 2026 sebagai bagian dari penegakan hukum lingkungan dalam penanganan karhutla. Langkah yang ditempuh antara lain pemasangan papan pengawasan, penyegelan, serta tindakan penegakan hukum lingkungan lainnya.
Pemerintah mengambil langkah pengawasan terhadap 19 badan usaha yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi. Total area yang terbakar di wilayah badan usaha tersebut mencapai 11.046,69 hektare.
Dari 19 badan usaha tersebut, tujuh berada di Kalimantan Barat dengan total area terbakar mencapai 2.260,08 hektare. Empat badan usaha di Sumatera Selatan tercatat memiliki area terbakar seluas 772,72 hektare.
Pemerintah mengambil langkah pengawasan terhadap 19 badan usaha yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi. Total area yang terbakar di wilayah badan usaha tersebut mencapai 11.046,69 hektare.
Sementara itu, tiga badan usaha di Kalimantan Selatan memiliki area terbakar terbesar, yakni mencapai 6.595,15 hektare. Selain itu, terdapat dua badan usaha di Kalimantan Tengah dengan area terbakar sekitar 99,40 hektare, serta badan usaha lainnya di Lampung dan Riau.
Pemerintah mengambil langkah pengawasan terhadap 19 badan usaha yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi. Total area yang terbakar di wilayah badan usaha tersebut mencapai 11.046,69 hektare.
Pemerintah juga memperkuat upaya pencegahan dan pemadaman karhutla di enam provinsi prioritas, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Penanganan dilakukan melalui operasi darat dan udara.
Pemerintah mengambil langkah pengawasan terhadap 19 badan usaha yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi. Total area yang terbakar di wilayah badan usaha tersebut mencapai 11.046,69 hektare.
Operasi udara melibatkan 53 armada, terdiri dari 19 unit untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca serta 34 unit untuk water bombing. Hingga 30 Agustus 2026, sekitar 2,3 juta liter air telah dijatuhkan untuk membantu memadamkan kebakaran.
Pemerintah mengambil langkah pengawasan terhadap 19 badan usaha yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi. Total area yang terbakar di wilayah badan usaha tersebut mencapai 11.046,69 hektare.
Selain pemadaman, pemerintah memperkuat pencegahan dengan melibatkan masyarakat melalui pembentukan 95 Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tersebar di enam provinsi prioritas. Penanganan karhutla diarahkan tidak hanya pada pemadaman, tetapi juga pencegahan, pemantauan lingkungan, dan penegakan hukum terhadap pihak yang dinilai bertanggung jawab.
11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla
11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla
11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla
11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla
11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla
11 Ribu Hektare Terbakar, Pemerintah Tindak 19 Badan Usaha Terkait Karhutla

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads