Debit Sungai Mahakam Menyusut, Muatan Tongkang Batu Bara Dibatasi 5.500 Ton

Foto Bisnis

Debit Sungai Mahakam Menyusut, Muatan Tongkang Batu Bara Dibatasi 5.500 Ton

Tripa Ramadhan - detikFinance
Senin, 07 Sep 2026 08:00 WIB

Samarinda - Debit Sungai Mahakam menyusut di Samarinda, Kalimantan Timur. Kondisi itu membuat muatan tongkang batu bara dibatasi demi keselamatan pelayaran.

Foto udara kapal tongkang melintasi sungai Mahakam yang mengalami penyusutan debit air di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (6/9/2026). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda memberikan instruksi kepada seluruh perusahaan dan pemilik pelabuhan untuk membatasi muatan kapal tongkang pengangkut batu bara menjadi 5.500-6.000 ton dari sebelumnya 7.000 ton karena dapat membahayakan proses pelayaran akibat adanya penyusutan debit air sungai Barito dan Mahakam. ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Foto udara memperlihatkan kapal tongkang melintasi Sungai Mahakam yang mengalami penyusutan debit air di Samarinda, Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/Angga Palguna
Foto udara kapal tongkang melintasi sungai Mahakam yang mengalami penyusutan debit air di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (6/9/2026). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda memberikan instruksi kepada seluruh perusahaan dan pemilik pelabuhan untuk membatasi muatan kapal tongkang pengangkut batu bara menjadi 5.500-6.000 ton dari sebelumnya 7.000 ton karena dapat membahayakan proses pelayaran akibat adanya penyusutan debit air sungai Barito dan Mahakam. ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Mahakam saat debit air menyusut. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keselamatan dan kelancaran proses pelayaran. ANTARA FOTO/Angga Palguna
 
Foto udara kapal tongkang melintasi sungai Mahakam yang mengalami penyusutan debit air di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (6/9/2026). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda memberikan instruksi kepada seluruh perusahaan dan pemilik pelabuhan untuk membatasi muatan kapal tongkang pengangkut batu bara menjadi 5.500-6.000 ton dari sebelumnya 7.000 ton karena dapat membahayakan proses pelayaran akibat adanya penyusutan debit air sungai Barito dan Mahakam. ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda menginstruksikan perusahaan dan pemilik pelabuhan membatasi muatan tongkang batu bara menjadi 5.500-6.000 ton dari sebelumnya 7.000 ton akibat penyusutan debit Sungai Mahakam dan Barito. ANTARA FOTO/Angga Palguna
 
 
Debit Sungai Mahakam Menyusut, Muatan Tongkang Batu Bara Dibatasi 5.500 Ton
Debit Sungai Mahakam Menyusut, Muatan Tongkang Batu Bara Dibatasi 5.500 Ton
Debit Sungai Mahakam Menyusut, Muatan Tongkang Batu Bara Dibatasi 5.500 Ton

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads