Tanaman Langka dan Eksotis Banjiri FLOII Expo 2026

Pameran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 menjadi magnet bagi pencinta tanaman hias. Beragam koleksi tanaman eksotis dan langka dipamerkan dalam ajang yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten.
Pameran tanaman hias berskala internasional tersebut berlangsung mulai 17 hingga 20 September 2026.
Lebih dari 120 eksibitor ambil bagian dengan menghadirkan beragam koleksi tanaman serta produk florikultura.
Perkembangan sektor florikultura dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong tanaman hias menjadi bagian dari industri yang dinilai memiliki peluang besar.
Pameran ini menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan keragaman tanaman sekaligus mempertemukan pelaku industri dengan masyarakat.


Meski nilai ekspor tanaman hias disebut mengalami penurunan dari Rp4,42 triliun pada 2025 menjadi Rp3,51 triliun pada 2026, pemerintah tetap optimistis terhadap perkembangan sektor florikultura.


Pengembangan florikultura juga tidak hanya diarahkan pada nilai penjualan. Sektor ini turut menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan dan identitas keindahan alam Indonesia melalui beragam jenis tanaman yang dimiliki.


Pengunjung dapat melihat langsung berbagai tanaman hias yang dipamerkan oleh para eksibitor. Selain melihat koleksi tanaman, pengunjung juga dapat mengikuti sejumlah agenda selama pameran, seperti lelang tanaman, kompetisi, hingga lokakarya edukatif.


FLOII Expo 2026 terbuka untuk masyarakat umum selama penyelenggaraan pameran. Pameran berlangsung setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB hingga 20 September 2026.
Pameran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 menjadi magnet bagi pencinta tanaman hias. Beragam koleksi tanaman eksotis dan langka dipamerkan dalam ajang yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten.
Pameran tanaman hias berskala internasional tersebut berlangsung mulai 17 hingga 20 September 2026.
Lebih dari 120 eksibitor ambil bagian dengan menghadirkan beragam koleksi tanaman serta produk florikultura.
Perkembangan sektor florikultura dalam beberapa tahun terakhir turut mendorong tanaman hias menjadi bagian dari industri yang dinilai memiliki peluang besar.
Pameran ini menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan keragaman tanaman sekaligus mempertemukan pelaku industri dengan masyarakat.
Meski nilai ekspor tanaman hias disebut mengalami penurunan dari Rp4,42 triliun pada 2025 menjadi Rp3,51 triliun pada 2026, pemerintah tetap optimistis terhadap perkembangan sektor florikultura.
Pengembangan florikultura juga tidak hanya diarahkan pada nilai penjualan. Sektor ini turut menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan dan identitas keindahan alam Indonesia melalui beragam jenis tanaman yang dimiliki.
Pengunjung dapat melihat langsung berbagai tanaman hias yang dipamerkan oleh para eksibitor. Selain melihat koleksi tanaman, pengunjung juga dapat mengikuti sejumlah agenda selama pameran, seperti lelang tanaman, kompetisi, hingga lokakarya edukatif.
FLOII Expo 2026 terbuka untuk masyarakat umum selama penyelenggaraan pameran. Pameran berlangsung setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB hingga 20 September 2026.