Mata Uang Anjlok, Harga Komoditas di Uganda Melonjak

Warga melintas di kawasan Ben Kiwanuka Street di Kampala, Uganda, di tengah melonjaknya nilai tukar dolar AS, Rabu (14/10/2026). REUTERS/Abubaker Lubowa

Pelemahan mata uang shilling lebih dari 11 persen sepanjang tahun 2026 berdampak langsung pada kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok. REUTERS/Abubaker Lubowa

Tingginya permintaan dolar dari sektor energi di tengah ketidakpastian pasokan bahan bakar global turut memperparah tekanan moneter tersebut. REUTERS/Abubaker Lubowa

Guna meredam laju inflasi yang berpotensi menyentuh 7,5 persen, Bank of Uganda menggelar rapat kebijakan darurat. REUTERS/Abubaker Lubowa

Bank sentral mengambil langkah tajam dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin dari 9,75 persen menjadi 12 persen. REUTERS/Abubaker Lubowa

Kebijakan darurat ini langsung memicu penguatan shilling lebih dari 6 persen terhadap dolar AS hanya dalam sehari. REUTERS/Abubaker Lubowa

Kendati demikian, intervensi ini memicu kekhawatiran baru akibat potensi pembengkakan biaya pinjaman bagi rumah tangga dan pelaku usaha. REUTERS/Abubaker Lubowa

Warga melintas di kawasan Ben Kiwanuka Street di Kampala, Uganda, di tengah melonjaknya nilai tukar dolar AS, Rabu (14/10/2026). REUTERS/Abubaker Lubowa
Pelemahan mata uang shilling lebih dari 11 persen sepanjang tahun 2026 berdampak langsung pada kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok. REUTERS/Abubaker Lubowa
Tingginya permintaan dolar dari sektor energi di tengah ketidakpastian pasokan bahan bakar global turut memperparah tekanan moneter tersebut. REUTERS/Abubaker Lubowa
Guna meredam laju inflasi yang berpotensi menyentuh 7,5 persen, Bank of Uganda menggelar rapat kebijakan darurat. REUTERS/Abubaker Lubowa
Bank sentral mengambil langkah tajam dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin dari 9,75 persen menjadi 12 persen. REUTERS/Abubaker Lubowa
Kebijakan darurat ini langsung memicu penguatan shilling lebih dari 6 persen terhadap dolar AS hanya dalam sehari. REUTERS/Abubaker Lubowa
Kendati demikian, intervensi ini memicu kekhawatiran baru akibat potensi pembengkakan biaya pinjaman bagi rumah tangga dan pelaku usaha. REUTERS/Abubaker Lubowa