Panen Kurma Mesir Capai 2 Juta Ton per Tahun, Terbesar di Dunia

Petani membawa kurma dalam wadah saat musim panen di Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Mesir tercatat sebagai produsen kurma terbesar di dunia dengan hasil tahunan sekitar 2 juta ton. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Petani memanen kurma di Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Menurut Menteri Pertanian Mesir Alaa Farouk, negara tersebut menyumbang hampir 19 persen produksi kurma dunia. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Kurma hasil panen dikumpulkan di kawasan pertanian Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Produksi kurma menjadi salah satu potensi pertanian Mesir yang didukung keberadaan lebih dari 24 juta pohon palem. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Aktivitas panen kurma berlangsung di Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Dengan produksi sekitar 2 juta ton per tahun, Mesir memiliki peran besar dalam pasokan kurma global. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Luasnya populasi pohon palem dan hasil panen tahunan menjadikan kurma sebagai salah satu komoditas pertanian penting bagi negara tersebut. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Petani membawa kurma dalam wadah saat musim panen di Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Mesir tercatat sebagai produsen kurma terbesar di dunia dengan hasil tahunan sekitar 2 juta ton. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Petani memanen kurma di Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Menurut Menteri Pertanian Mesir Alaa Farouk, negara tersebut menyumbang hampir 19 persen produksi kurma dunia. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Kurma hasil panen dikumpulkan di kawasan pertanian Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Produksi kurma menjadi salah satu potensi pertanian Mesir yang didukung keberadaan lebih dari 24 juta pohon palem. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Aktivitas panen kurma berlangsung di Desa Badrshein, selatan Giza, Mesir. Dengan produksi sekitar 2 juta ton per tahun, Mesir memiliki peran besar dalam pasokan kurma global. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Luasnya populasi pohon palem dan hasil panen tahunan menjadikan kurma sebagai salah satu komoditas pertanian penting bagi negara tersebut. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany