Warga Karet Kuningan Olah Sampah Plastik Jadi BBM Alternatif

Warga mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Inovasi ini menjadi upaya warga memanfaatkan limbah plastik agar memiliki nilai guna.
Sampah plastik dan styrofoam yang terkumpul dari 12 RT di lingkungan RW 01 Karet Kuningan dipilah sebelum dibawa ke pos RW untuk diproses menjadi bahan bakar alternatif.
Warga memanfaatkan mesin pengolah untuk mengubah sampah plastik dan styrofoam menjadi bahan bakar alternatif di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Program ini mendukung pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan permukiman.
Pengolahan sampah plastik di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan menghasilkan sekitar 0,9 liter bahan bakar dari setiap satu kilogram sampah plastik. Produk olahan tersebut dikenal dengan nama Petasol.
Petasol hasil pengolahan limbah plastik juga digunakan untuk menghidupkan mesin pencacah botol plastik. Pemanfaatan ini membantu menunjang aktivitas pengolahan sampah di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan.
Pengurus RW 01 Karet Kuningan memanfaatkan Petasol sebagai bahan bakar kendaraan bermotor untuk menunjang kegiatan operasional bank sampah, termasuk pengangkutan sampah di lingkungan setempat.
Warga RW 01 Karet Kuningan mengembangkan pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif sejak terbitnya Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 pada April lalu.
Keterbatasan bahan baku dan tenaga membuat Petasol saat ini diprioritaskan untuk kebutuhan operasional bank sampah.
Warga mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Inovasi ini menjadi upaya warga memanfaatkan limbah plastik agar memiliki nilai guna.
Sampah plastik dan styrofoam yang terkumpul dari 12 RT di lingkungan RW 01 Karet Kuningan dipilah sebelum dibawa ke pos RW untuk diproses menjadi bahan bakar alternatif.
Warga memanfaatkan mesin pengolah untuk mengubah sampah plastik dan styrofoam menjadi bahan bakar alternatif di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Program ini mendukung pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan permukiman.
Pengolahan sampah plastik di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan menghasilkan sekitar 0,9 liter bahan bakar dari setiap satu kilogram sampah plastik. Produk olahan tersebut dikenal dengan nama Petasol.
Petasol hasil pengolahan limbah plastik juga digunakan untuk menghidupkan mesin pencacah botol plastik. Pemanfaatan ini membantu menunjang aktivitas pengolahan sampah di Bank Sampah RW 01 Karet Kuningan.
Pengurus RW 01 Karet Kuningan memanfaatkan Petasol sebagai bahan bakar kendaraan bermotor untuk menunjang kegiatan operasional bank sampah, termasuk pengangkutan sampah di lingkungan setempat.
Warga RW 01 Karet Kuningan mengembangkan pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif sejak terbitnya Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 pada April lalu.
Keterbatasan bahan baku dan tenaga membuat Petasol saat ini diprioritaskan untuk kebutuhan operasional bank sampah.