Produsen BlackBerry Rugi Rp 1,1 Triliun di Triwulan IV

- detikFinance
Jumat, 30 Mar 2012 10:35 WIB
Montreal - Produsen BlackBerry, Researh in Motion (RIM) mencatat rugi bersih US$ 125 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun di akhir 2011. Padahal, Vendor asal Kanada itu tahun lalu masih untung.

Untung yang diraup RIM tahun sebelumnya, sebanyak US$ 418 juta. Kerugian ini membuat laba RIM di 2011 US$ 1,16 miliar. Turun drastis dari periode sebelumnya yang sebesar US$ 3,4 miliar.

Dalam kuartal empat tersebut, RIM mengapalkan 11,1 juta smartphone BlackBerry dan sekitar 500 ribu tablet BlackBerry PlayBook. Pendapatan total untuk periode tersebut sebesar US$ 4,2 miliar, turun 25% dari tahun lalu dan di bawah ekspektasi pasar.

Hasil yang cukup suram itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi CEO baru RIM, Thorsten Heins. Heins belum lama ini menggantikan posisi Jim Balsillie dan Mike Lazaridis yang mengundurkan diri dari habatan CEO.

"Saya telah memeriksa beberapa aspek bisnis RIM dalam 10 minggu menjadi CEO. Saya mengkonfirmasi bahwa perusahaan punya kekuatan substansial yang bisa meningkatkan performa finansial kami, seperti jaringan infrastruktur global RIM, penawaran produk yang kuat di enterprise dan pelanggan besar sejumlah 77 juta," ucap Heins mencoba optimistis seperti dilansir dari AFP, Jumat (30/3/2012).

RIM kini sedang menggodok platform sistem operasi BlackBerry 10 yang rencananya dirilis tahun ini. Mereka sedang berjuang keras menghadapi Android dan iPhone yang semakin mendominasi di beberapa wilayah.

"Tantangan bisnis yang kami hadapi di beberapa kuartal mendatang emang signifikan dan saya mengambil langkah yang dibutuhkan untuk mengantisipasinya," imbuh Heins.

(fyk/ang)