ADVERTISEMENT

Pabrik Mobil Ramai-ramai Tutup, Australia Tawarkan Ahlinya ke RI

- detikFinance
Kamis, 27 Feb 2014 19:22 WIB
Jakarta -

Satu per satu para pabrik mobil di Australia akan menutup kegiatan produksinya. Hal ini membuat pengusaha Australia memutar otak agar para ahlinya bisa tetap bekerja.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan kemarin kedatangan asosiasi pengusaha otomotif Negeri Kanguru. Mereka menawarkan ahli dan teknologi yang bisa dipakai di Indonesia.

"Situasi di Australia sekarang mobil-mobil di sana pabriknya ditutup, atau dikecilkan produksinya, (pabrikan) Eropa juga tutup, Holden ditutup, mereka mau menawarkan teknologi yang idle (tak terpakai), termasuk para expert-nya (tenaga ahli), untuk membantu di Indonesia industri apa yang bisa mereka bantu," kata Hidayat di Istana Negara, Kamis (27/2/2014)

Mendapatkan tawaran ini, Hidayat akan memfasilitasi pertemuan antara pengusaha otomotif Indonesia dengan Australia. "Kita bilang bagaimana kalau industri komponennya joint sama kita, jadi besok pagi, dirjen saya dengan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor)," katanya.

Hidayat mengakui, Australia punya teknologi tinggi dalam bidang otomotif. Namun pasar otomotif yang dianggap bakal suram di Australia membuat banyak prinsipal menutup pabriknya.

"Dia punya Toyota di Australia ditutup, Holden gitu, saya kira nggak berani karena dilihat dominasi market di sini sudah kuat, Korea saja nggak berani," katanya.

Toyota memutuskan untuk tidak lagi memproduksi mobil di negeri Kanguru Australia mulai tahun 2017 setelah 50 tahun di sana. Di Australia Toyota memproduksi Camry, Camry Hybrid dan Aurion serta mesin-mesin 4 silinder di Australia. .

Sebelumnya GM dan Ford juga memutuskan untuk menghentikan operasi mereka di Australia. Ford akan berhenti memproduksi mobil di 2016, sedangkan GM (dengan merek Holden) sama dengan Toyota pada 2017 mendatang.

Meski sudah tidak berproduksi lagi, merek-merek ini tetap akan melayani para pengguna mobil di sana, mobil-mobil baru akan diimpor dari luar Australia.

(hen/dnl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT