Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Apr 2017 12:44 WIB

Laporan dari Xiangtan

Pabrik Kompor Gas China ini Ekspor 1 Juta Unit/Tahun ke RI

Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikFinance
Foto: Nograhany Widhi Koesmawardhani Foto: Nograhany Widhi Koesmawardhani
Xiangtan - Siapa sangka pabrik kompor gas yang berasal dari Xiangtan, Hunan, China ini sudah tahunan ekspor kompor gas ke Indonesia. 1 Juta unit per tahun.

Adalah Xunda Science & Technology Group Co, Ltd yang terletak di kota Xiangtan, Hunan, China yang memproduksi kompor gas sejak 1984 ini memang tidak memakai merk sendiri saat menjual kompor gasnya ke Indonesia.

"Kami sudah 20 tahunan menjual kompor gas ke Indonesia," ujar General Manager Divisi Energi Terbarukan Xunda Science $ Technology Group, Wen Feng saat berbincang dengan detikFinance.

Hal itu disampaikan Wen di kantornya, Hunan Xunda Science Park, Xiangtan, Hunan, pada Kamis (20/4/2017) lalu.

detikFinance beserta rombongan China-ASEAN Media Journey on The 21st Century Maritime Silk Road 2017 berkesempatan mengunjungi ruang pamer kompor gas Xunda. Di ruang pamer itu bisa dilihat anek model kompor gas, satu tungku, dua tunggu, dengan rangka stainless model lama maupun kompor gas di atas alas kaca yang modern.

Pabrik Kompor Gas China ini Ekspor 1 Juta Unit/Tahun ke RIFoto: Nograhany Widhi Koesmawardhani

Ditambahkan General Manager Expor Impor Xunda, Felix, pihaknya memang sudah bekerja sama dengan merk peralatan rumah tangga terkenal di Indonesia.

Saat ditanya mengapa tidak menjual kompor gas dengan merk sendiri, Felix mengungkapkan alasan yang sepertinya cukup praktis.

"Kalau kami masuk ke pasar Indonesia dengan merk sendiri, paling hanya bisa menjual 1 sampai 2 kompor. Kalau kami kerja sama dengan merk di Indonesia, kami bisa menjual banyak ke semua kalangan. Karena harga produk kami mulai dari 1.000 RMB sampai 10.000 RMB, dari pasar middle-low sampai middle-high ada," jelasnya.

Dengan ekspor 1 juta unit per tahun ke Indonesia, omset yang didapat per tahun bisa sekitar US$ 5 juta. Sedangkan untuk kawasan ASEAN sendiri, total omsetnya bisa mencapai US$ 15 juta per tahun, mencakup penjualan di Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand.

Pabrik Kompor Gas China ini Ekspor 1 Juta Unit/Tahun ke RIFoto: Nograhany Widhi Koesmawardhani

"Tahun lalu penjualan kompor gas di Indonesia agak turun sih, karena persyaratan SNI (Standar Nasional Indonesia) yang harus kami penuhi dulu. Namun tahun ini penjualan kompor gas kami di Indonesia sudah naik 50 persen sampai bulan April ini," imbuh Felix.

Pihaknya bertekad bisa menantang Rinnai yang menguasai 65% pasar kompor gas di Indonesia. Menurutnya, produknya memiliki keunggulan dibanding pesaingnya itu.

"Api kompor produk kami itu melingkar sehingga bisa memanaskan 56 detik lebih cepat, kalau pesaing kami apinya lurus saja," jelasnya.

Untuk pasar middle-low, Xunda memasarkan kompor gas bekerja sama dengan merk Sanken. Sedangkan untuk meraih pasar middle-high, Xunda sedang melakukan negosiasi dengan merk Modena.

"Orang selalu berpikir bahwa produk kami adalah teknologi Jepang, padahal kenyataannya tidak seperti itu," tuturnya.

Selain kompor gas, Xunda juga memproduksi alat rumah tangga lain seperti pemanas air listrik maupun bertenaga matahari, oven hingga kini mengembangkan kompor biogas.

Xunda didirikan tahun 1984, dan kini memiliki 3 industrial park, satu di Hunan, dan dua di Hubei, termasuk riset dan produksi energi terbarukan. Penjualan tahunan Xunda mencapai US$ 120 juta, total aset bersih senilai US$ 100 juta, legal capital US$ 8 juta. Xunda menaungi 2.000-an karyawan dan bisa memproduksi 10 juta kompor setahun.

Xunda sudah menerima 231 paten dari 296 paten yang diajukan, termasuk 43 paten penemuan baru. (nwk/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed