Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Jan 2018 06:51 WIB

1 Docking dan 3 Freezer Raksasa Perum Perindo Mulai Operasi

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Pool/Perum Perindo. Foto: Pool/Perum Perindo.
Jakarta - Perum Perikanan Indonesia (Perindo) mulai mengoperasikan 4 fasilitas penunjang perikanan. Empat fasilitas tersebut merupakan program pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari tambahan dana penyertaan modal negara (PMN).

Empat fasilitas yang mulai beroperasi adalah docking di Belawan dengan nilai Investasi Rp 38 miliar, dan tiga cold storage atau freezer raksasa untuk penyimpanan ikan masing-masing di Belawan, Sumatera Utara, lalu di Brondong, Jawa Timur dan Pemangkat, Kalimantan Barat.

"Empat alat produksi baru ini jadi andalan cabang-cabang untuk menambah pendapatan," kata Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda, dalam keterangan tertulis Rabu (17/1/2018).

Keberadaan docking dengan kapasitas 16 kapal dan cold storage kapasitas 100 ton di Cabang Belawan misalnya, diharapkan Risyanto akan menambah sumber pendapatan Cabang Belawan yang selama ini bertumpu ke penyewaan lahan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan yang dikelola Perum Perindo.

"Cold storage baru juga akan menunjang pengembangan usaha perdagangan ikan Cabang Belawan," tambah Risyanto.

Demikian juga untuk Cabang Pemangkat. Keberadaan cold storage akan membantu meningkatkan pembelian ikan dari nelayan-nelayan yang menangkap ikan di Natuna.

Ini tidak lepas dari posisi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pemangkat yang adalah Pelabuhan perikanan besar yang paling dekat dari perairan Natuna.

Risyanto menambahkan dalam triwulan pertama 2018 ini dijadwalkan tiga proyek PMN lagi selesai dan bisa operası yaitu, Unit pengolahan ikan (UPI) di Rembang, Jawa Tengah.

Selain itu, ada cold storage 500 ton di pagi dan pabrik es di PPS Muara Baru Jakarta. Menyusul UPI di Mayangan, Jawa Timur, UPI di Jakarta dan pabrik pakan ikan dan udang di Subang.

"Dengan selesainya sarana pasarana proyeksi dari dana PMN ini, kami optimistis Perum Perindo akan mampu menembus pendpaatan di atas Rp 1 triliun," kata Risyanto lagi.

Perum Perindo mendapat tambahan dana PMN sebesar Rp 300 milIiar. Dana sebesar itu dipakai untuk Investasi pembangunan sepuluh sarana pasarana produksi mulai cold storage sebanyak 4 Unit, UPI sebanyak 3 unit, docking, Pabrik es dan pabrik pakan. Satu lagi sedang dalam proses pengusulan untuk dipakai modal kerja usaha budıdaya.

Di sisi lain, tahun ini Perum Perindo menargetkan pendapatan mencapai Rp 1,038 triliun. Pendapatan sebesar itu diharapkan dicapai dari kegiatan usaha mulai dari budıdaya udang, kerapu, penangkapan dan perdagangan ikan, pengolahan ikan dan jasa kepelabuhan. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com