Follow detikFinance
Senin, 16 Apr 2018 12:20 WIB

Penjelasan Lengkap Menperin soal Industri 4.0 di RI

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto hadir dalam seminar tentang industri 4.0. Menurut Airlangga, industri 4.0 merupakan rangkaian proses revolusi yang telah berlangsung sejak 1970-an.

Revolusi tersebut terlihat dari perubahan penyerapan jenis tenaga kerja. Pada revolusi industri ketiga, tenaga kerja lebih bertitik berat pada otomatisasi dan robotisasi dibanding revolusi industri kedua.

"Revolusi industri ini merupakan proses dari revolusi industri sebelumnya. Bagi Indonesia ini berjalan secara beriringan. Kemudian itu di tahun 1970 sampai hari ini," kata Airlangga di Forum Merdeka Barat, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Senin (16/4/2018).

"Itu terkait dengan otomatisasi dan robotisasi. Otomatisasi dan robotisasi jumlah tenaga kerja yang diserap sudah jauh lebih kecil dari yang revolusi industri kedua. Jadi pada saat memasuki revolusi industri ke tiga memang penyerapan tenaga kerja masing-masing industri sudah berbeda," lanjut Airlangga.

[Gambas:Video 20detik]


Pada industri 4.0 yang terjadi adalah efisiensi dari revolusi industri 3.0, ini terjadi karena terkoneksinya manusia dan mesin dengan internet

"Di mana efisiensi mesin dengan manusia dan mesin dengan mesin sudah terkonektivitas oleh internet of things. Kalau dulu ada proses manufaktur sekarang antara konsumen dengan produksi itu berinteraksi secara langsung," terangnya.

Airlangga juga menjelaskan perbedaan industri 3.0 dengan industri 4.0 adalah dari penggerak. Bila industri 3.0 digerakkan oleh profit maka 4.0 lebih didorong oleh harga.

"Lihat industri 3.0 dengan 4.0 adalah value chainnya. Industri 3.0 didrive oleh profit dan 4.0 itu oleh harga dan cost dan banyak produk-produk yang cost itu tentunya ujung value added dan supply chain," terang Airlangga. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed