Follow detikFinance
Jumat, 22 Jun 2018 15:53 WIB

Jokowi Minta UMKM Adaptasi Perkembangan Industri 4.0

Hilda Meilisa Rinanda - detikFinance
Foto: Dikhy Sasra Foto: Dikhy Sasra
Surabaya - Saat peluncuran Pajak Penghasilan (PPh) final UMKM menjadi 0,5%, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada para pengusaha beradaptasi dengan revolusi industri 4.0. Jokowi mengatakan pengusaha harus segera menyesuaikan dan jangan ketergantungan untuk berjualan secara langsung, namun ada pula sistem jualan online atau daring yang juga bisa dimanfaatkan.

"Saya titip, ada revolusi industri 4.0 yang perubahannya sangat cepat sekali, saya titip UMKM ini segera cepat menyesuaikan jangan ketergantungan jualan langsung, sekarang ada jualan online," ujar Jokowi kepada ribuan pengusaha yang hadir di Jatim Expo, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (22/6/2018).


Jokowi, yang juga pengusaha ini, mencontohkan berjualan melalui online bisa dilakukan lewat berbagai aplikasi hingga media sosial. Misalnya saja melalui Facebook dan Instagram. Sedangkan untuk promosinya bisa juga dilakukan melalui Youtube.

"Jualan online bisa lewat Facebook, Instagram, bisa lewat itu, silakan gunakan sosial media, bisa promosi dan barang-barangnya bisa dipromosikan dari Youtube," tambahnya.

Jokowi juga mengingatkan berjualan di era sekarang tak harus duduk diam menunggu di toko, tapi juga bisa dilakukan dengan memasarkan secara online. Berkali-kali, dia berpesan dunia sudah canggih dan berubah, untuk itu masyarakat harus cepat menyesuaikan agar tidak ketinggalan.


"Saya titip bapak ibu semuanya juga melakukan perubahan seperti ini, mempromosikan barang-barangnya lewant online," pesannya.

Terlebih, banyak negara yang mulai menggunakan teknologi robot untuk menunjang kinerja manusia. Untuk itu, menurut Jokowi masyarakat Indonesia tidak boleh ketinggalan.


"Dunia sudah berubah dengan cepat, kalau kita tidak ikuti ya tau-tau negara kita akan ditinggal. Misalnya sekarang bayangkan yang nyapu lantai di Airport Chang-i Singapura itu robot yang nyapu lantai dan dikendalikan dari kantor," lanjut Jokowi.

Perlu respons pengusaha

Sedangkan menurut Jokowi, pihak yang bisa dengan cepat mengantisipasi perubahan ini yakni para pelaku usaha. "Yang bisa mengantisipasi perubahan ini yang paling cepat ya dunia usaha. Saya mengingatkan ada perubahan yang cepat tolong kita semua memahami mengerti mengantisipasi," pesannya.

Jokowi juga mencontohkan, perkembangan yang pesat ini diikuti oleh sistem pembayaran yang bisa lebih mudah. Misalnya saja tak perlu menggunakan transaksi langsung dan bisa membayar melalui gadget.


"Juga hal-hal yang berkaitan dengan pembayaran sekarang orang tidak bayar cash, tidak kartu kredit, sekarang pembayaran bisa dengan gadget kita dengan smartphone," katanya.

Di kesempatan yang sama, Jokowi juga sempat bercerita kecanggihan teknologi yang sekarang dia rasakan. Misalnya ketika ingin membeli sate hingga gado-gado, Jokowi kini tak perlu repot untuk pergi ke warung, tapi bisa dilakukan melalui pemesanan di aplikasi smartphone.

"Sekarang di Indonesia juga sama, pesan barang tidak usah ke toko atau datang ke mall, kita dari rumah saja. Saya sendiri pesan sate tidak usah datang ke warung sate. Tapi bisa dengan go food setengah jam sampai ke rumah. Gado-gado juga begitu," ujar Jokowi yang diikuti dengan gelak tawa para pengusaha. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed