Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 07 Des 2018 11:40 WIB

Perakit iPhone Pilih Pindah ke Batam Ketimbang Vietnam, Ini Alasannya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: YouTube/Unbox Therapy Foto: YouTube/Unbox Therapy
Jakarta - Pegatron, perusahaan perakit iPhone asal Taiwan akan memindahkan sebagian produksinya dari China ke Batam, Indonesia. Langkah tersebut sebagai dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Pegatron akan menyewa pabrik di Batam untuk produksi produk non-iPhone yang terkena tarif AS atas ekspor China.

Melansir Nikkei, Jumat (7/12/2018), awalnya perusahaan juga mengkaji Vietnam sebagai lokasi manufaktur. Negara ini memiliki rantai pasok elektronik yang berkembang berkat beroperasinya perakitan ponsel pintar Samsung Electronics.


Namun, Batam menjadi lebih menjanjikan karena investasi di sana lebih cepat berkembang.

"Tapi investasi di Pulau Batam lebih cepat dari tempat lain," kata seorang sumber yang tahu betul soal rencana ini.

Pulau Batam berdekatan dengan Singapura. Lokasinya hanya sekitar 20 km dari wilayah tersebut. Batam juga bagian dari zona perdagangan bebas yang menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.


Sebagai tambahan, perang dagang membuat perusahaan mengalami posisi yang terhimpit lantaran meningkatnya upah dan berkurangnya tenaga kerja. AS dan China sendiri saat ini dalam posisi gencatan senjata. Tapi, hal itu tak mengubah keputusan perusahaan untuk pindah.

"Pertemuan Trump-Xi tidak akan mempengaruhi langkah Pegatron," terang sumber. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed