Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 10 Okt 2019 14:21 WIB

Jadi Korban Penusukan, Ini Kiprah Wiranto di Industri Pertahanan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Ilustrasi Fokus Wiranto Ditusuk Foto: Ilustrasi Fokus Wiranto Ditusuk
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Ham (Menko Polhukam) Wiranto diserang oleh seorang pria yang hendak menusuknya. Sang menteri sempat terjatuh sebelum dibawa untuk menyelamatkan diri.

Kejadian tersebut ketika Wiranto sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Saat menjabat sebagai Menko Polhukam, Wiranto berhasil menjalankan beberapa program yang bagus bagi industri pertahanan nasional.

Berdasarkan rangkuman detikcom, Wiranto berhasil membawa Indonesia bekerjasama dengan Korea Selatan membangun pesawat tempur Korean Fighter Experimental/Indonesian Fighter Experimental (KFX/IFX).

Proyek KFX/IFX diiniasi pihak Korea Selatan. Indonesia menyatakan minat untuk ikut serta pada tahun 2009 yang ditandai dengan penandatangan letter of intent (LoI). Kemudian, LoI ini berlanjut dengan kesepakatan pengembangan bersama.


Rencananya, pesawat tersebut akan diproduksi sebanyak 168 unit Korsel 120 unit dan Indonesia diperkirakan 48 unit. Produksi massal rencananya dimulai 2026 nanti.

Tidak hanya itu, Wiranto juga berhasil mendatangkan kapal selam sebagai pemenuhan kebutuhan alutsista tanah air.

Indonesia memesan tiga kapal selam ke Korsel dengan kesepakatan transfer teknologi. Kapal selam pertama dan kedua dibangun di galangan Daewoo Ship Build Marine Engineering (DMSE) Korsel, sementara kapal selam ketiga dibangun di PT PAL yang bekerjasama dengan DSME Korsel.

Indonesia telah menerima kapal selam KRI Nagapasa-403 pada akhir Agustus 2017 lalu. Pembangunan kapal selam ini dimulai 2011 dan 2013.



Simak Video "Ini Sosok Penusuk Wiranto, Istrinya Ikut Dibekuk karena Bawa Sajam"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com