China dan Korsel Bangun Pabrik Baterai di RI, Mulai Produksi 2023

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 26 Nov 2020 16:56 WIB
Pabrik Baterai Tesla
Ilustrasi/Foto: Istimewa/YouTube/Duncan Sinfield
Jakarta -

Dua produsen baterai kendaraan listrik raksasa dunia bakal mulai membangun pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia pada 2021 mendatang. Mereka adalah LG Chem Ltd asal Korea Selatan (Korsel), dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) asal China.

"Bahwa sudah ada 2 perusahaan besar yang sudah tanda tangan kontrak dari hulu sampai hilir, satu dari China, satu dari Korea," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam diskusi virtual di saluran YouTube DPMPTSP Jatim, Kamis (26/11/2020).

Pembangunan dilakukan pada tahun depan dan targetnya pada 2023 nanti pabrik yang digarap Korsel dan China tersebut bisa berproduksi.

"Mulai 2021 kita sudah mulai jalan, 2023 kita produksi," sebutnya.

Lanjut dia, saat ini ada lagi produsen dari Jepang dan Amerika Serikat yang akan investasi di Indonesia. Namun, Bahlil belum menjelaskan siapa perusahaan yang dimaksud. Selain itu, saat ini pemerintah RI sedang melakukan pendekatan dengan produsen kendaraan listrik, Tesla untuk berinvestasi di Indonesia.

"Kemungkinan besar kita rayu lagi Tesla untuk bisa masuk," sebutnya.

Berdasarkan informasi sebelumnya, produsen baterai kendaraan listrik asal Korsel dan China itu akan berinvestasi sekitar US$ 20 miliar atau setara 282,7 triliun, berdasarkan kurs terkini Rp 14.139,90/US$.

(toy/eds)