Dongkrak Sektor Pertanian, PT Pupuk Genjot 5 Hal Ini

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 23 Okt 2021 09:49 WIB
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan. ANATAR FOTO/Aprillio Akbar/nz
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Indonesia menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia. Dia juga meminta Indonesia menjadi pemain utama dalam industri halal dunia.

Hal itu diungkapkan Jokowi dalam acara Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dan peluncuran logo Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang digelar secara hybrid dari Istana Negara dan Hotel Shangri La Jakarta, Jumat (22/10/2021) kemarin.

"Kita yakin ekonomi syariah yang kuat akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Indonesia sebagai bagian dari bukti bahwa Islam adalah agama yang rahmatan'lilalamin," kata Jokowi.

Dalam acara tersebut juga, sejumlah BUMN mendapatkan apresiasi karena dinilai memiliki kinerja baik dan berhasil menyesuaikan diri terhadap tantangan ekonomi akibat wabah Covid-19. Salah satunya ialah PT Pupuk Indonesia (Persero).

Dalam hal ini, Pupuk Indonesia turut berkontribusi dalam membangun sektor pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pupuk berkualitas serta pengawalan teknologi dan budidaya pertanian kepada petani Indonesia.

Direktur Produksi Pupuk Indonesia, Bob Indiarto menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan publik atas kinerja operasional perusahaan yang tercatat sangat baik pada tahun 2020.

"Kinerja ini merupakan buah dari program transformasi bisnis yang ke depan akan mendorong Pupuk Indonesia menjadi perusahaan nasional kelas dunia untuk nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan," ujar Bob.