Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan bakal meninjau langsung lokasi insiden munculnya asap oranye di sebuah pabrik di Cilegon, Banten besok, Rabu (4/2/2026).
Menurut Faisol tim dari Kementerian LH sebenarnya sudah berada di lokasi selama dua hari terakhir untuk melakukan pengecekan awal. Kasus tersebut katanya juga telah ditangani oleh Bareskrim Polri.
"Cilegon saya besok ke sana. Jadi tim sudah dua hari ke sana. Memang ada permasalahan serius di situ, sudah ditangani Bareskrim Polri tapi kami akan juga tangani dari sisi lingkungan," ujar Hanif dalam acara ESG Sustainability Forum 2026 CNBC Indonesia, di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas adanya dugaan kerusakan lingkungan tersebut, Hanif memastikan Kementerian LH akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku untuk menindaklanjuti temuan di lapangan.
"Ya kerusakan lingkungannya cukup serius ya, cukup serius, cukup serius. Jadi kami akan ambil langkah-langkah yang dimandatkan Undang-Undang kita," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Cilegon, Banten, pada Minggu memastikan kondisi lingkungan di sekitar kawasan industri Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, tetap aman setelah insiden kepulan uap berwarna oranye yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
Pemkot Cilegon bersama pihak kepolisian meninjau pabrik tersebut untuk meminta sejumlah keterangan.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan pihak perusahaan masih melanjutkan pemantauan sebagai bentuk kehati-hatian, meski hasil pengecekan awal memastikan tidak terjadi kebocoran pipa maupun tangki penyimpanan bahan kimia.
"Seperti sama-sama kita ketahui, ada kepulan uap berwarna oranye yang sempat viral di masyarakat. Kami bersama Wakapolres langsung meninjau ke lokasi, berkomunikasi dengan manajemen, dan melakukan sidak langsung ke titik kejadian atau TKP," kata Robinsar di Cilegon, Minggu, dikutip dari Antara, Senin (2/2).
Lihat juga Video Heboh Asap Oranye Muncul dari Pabrik di Cilegon, Ini Kata Polisi











































