Bos Agrinas Buka Suara Impor 105.000 Mobil Pickup India buat Kopdes Merah Putih

Bos Agrinas Buka Suara Impor 105.000 Mobil Pickup India buat Kopdes Merah Putih

Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 20 Feb 2026 19:18 WIB
Dirut Agrinas Joao Angelo
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota buka suara merespons impor 105.000 mobil pickup dari India. Ratusan ribu pickup itu bakal digunakan untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Joao menyampaikan keputusan untuk melakukan impor mobil pickup dari India lantaran produksi di Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan pengadaan tersebut.

"Alasan pertama, kita pertama karena produksi lokal selama ini kan 70 ribuan, sehingga kalau kita ambil semua di lokal nanti itu kan mengganggu industri logistik yang lain-lainnya. Sehingga untuk menjaga harmonisasi kita buka ruang untuk memberikan pilihan kepada masyarakat agar punya alternatif-alternatif, sehingga kita bisa mendapatkan kendaraan dengan harga yang fair," ujar Joao menjawab pertanyaan detikcom, ddi Jakarta, Jumat (20/2/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, mobil pickup yang diimpor memiliki spesifikasi yang kompetitif dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Ia mengklaim harga unit yang didatangkan sekitar setengah dari harga kompetitor di pasar saat ini.

Ketiga, kata Joao, konsumen cenderung tidak memiliki banyak pilihan sehingga harga kendaraan dari merek-merek tertentu belum tentu sepadan dengan nilai yang didapatkannya.

ADVERTISEMENT

"Ke depannya orang beli mobil itu ada fair price. Money value itu menjadi sesuai dengan apa yang kita spend gitu, karena mobil yang saya masukin ini saya kan punya merek-merek yang lain ini nggak sebanding sama sekali. Sedangkan harganya setengah harga daripada harga kompetitornya gitu," terang Joao.

Mobil Pickup impor India buat Koperasi Desa Merah PutihMobil Pickup impor India buat Koperasi Desa Merah Putih Foto: Dok. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota

Joao juga membernarkan total pengadaan sebanyak 105.000 mobil pickup tersebut mencapai Rp 24,66 triliun. Terkait sumber pendanaan impor tersebut, ia bilang menggunakan anggaran dari pembangunan kopdes merah putih yang sebesar Rp 3 miliar.

"Dari anggaran pembangunan yang Rp 3 miliar itu dia dapat 1 gedung dapat isinya. Isinya koperasi dia dapat truck 1, dapat pickup 1, dapat motor 2. Jadi setiap koperasi itu nanti dapat itu semua gitu," ujar Joao.

"Jadi kalau gue nggak pintar-pintar cari harga yang bagus, barang bagus ya duitnya nggak cukup. Tapi dengan begini kan kita dapat barang bagus, kualitas bagus, harganya sangat bagus. Sehingga kita bisa memanfaatin ini untuk kepentingan rakyat untuk memotong distribusi yang selama ini menjadi beban utama dari petani gitu ya," tambahnya.

Sebelumnya, dikutip dari detikOto, PT Agrinas Pangan Nusantara dikabarkan mengimpor 105.000 unit mobil pickup dari India. Total pengadaan tersebut mencapai Rp 24,66 triliun. Pickup tersebut bakal diimpor dari India, 35.000 unit di antaranya adalah Scorpio pickup dari Mahindra & Mahindra.

"Pickup kami didesain untuk beroperasi di kondisi jalan berat namun bisa menjaga biaya operasional seminim mungkin. Volume yang dijanjikan dalam kemitraan ini akan secara signifikan meningkatkan operasi internasional kami bahkan mencapai total volume ekspor pada tahun fiskal 2025. Sesuai dengan filosofi Rise Mahindra, komitmen ini mencerminkan komitmen kami untuk memfasilitasi kemakmuran dan mendukung prioritas nasional," ungkap CEO Divisi Otomotif Mahindra & Mahindra Ltd Nalinikanth Gollagunta dikutip laman resminya

Sementara itu, 70.000 unit sisanya didatangkan oleh Tata Motors. Tata Motors memasok 35.000 pickup Yodha dan 35.000 pikap Ultra T.7 Light Truck.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads