Bagaimana Nasib Mobil Pickup India yang Sudah Tiba Jika Impor Ditunda?

Bagaimana Nasib Mobil Pickup India yang Sudah Tiba Jika Impor Ditunda?

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 24 Feb 2026 20:59 WIB
Mobil Pickup impor India buat Koperasi Desa Merah Putih
Mobil pickup asal India.Foto: Dok. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota
Jakarta -

PT Agrinas Pangan Nusantara impor 105 ribu unit mobil pickup India. Impor tersebut justru menuai kritik tajam, termasuk dari DPR.

Namun, mobil impor tersebut mulai tiba di Indonesia. Bahkan, pada akhir bulan ini ditargetkan ada 1.000-an unit tiba.

Lantas bagaimana nasib mobil pickup dari India tersebut jika pemerintah memutuskan menunda impor?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan menunda impor mobil pickup itu. Adapun jika diminta menunda, Joao bakal mengikuti arahan tersebut.

"Tindak lanjut yang unit yang sudah sampai, tetap kami manut dan taat kepada pemerintah dan DPR di mana mereka mewakili rakyat. Jadi, kalau memang disuruh bahwa tidak boleh dipakai, kami tidak akan pakai," ujar Joao di Yodya Tower, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

"Jadi, apapun risikonya, itu konsekuensi yang harus saya ambil dan saya harus berdiri di depan bertanggung jawab terhadap langkah saya ini," sambungnya.

Soal kemungkinan denda yang bakal diterima Agrinas jika terjadi penundaan atau pembatalan, Joao mengakui hal itu perlu dibicarakan lebih lanjut untuk mencari solusi terbaiknya.

"Termasuk kalau ada denda, harus kita bicarakan, kita carikan solusinya. Orang berbisnis ini kan mau mencari untung, bukan mencari masalah. Jadi kalau memang ada masalah, saya pasti akan, akan duduk bersama-sama dengan pihak supplier untuk mencarikan solusinya," terangnya.

Joao berjanji akan bertanggungjawab dan menerima segala konsekuensi yang ditimbulkan akibat adanya penundaan ini.

"Solusi pasti yang terbaik karena bisnis itu bukan tujuannya untuk saling menyalahkan atau, tapi untuk mencari keuntungan dan bagaimana caranya nanti kita bisa mengolah itu atau mengembalikan kerugian yang mereka harus tanggung akibat daripada penolakan dari negara ini. Dan itu saya akan bertanggung jawab," tegasnya.

Sebelumnya, mengatakan mobil pickup impor India akan datang bertahap ke Indonesia. Menurut Joao hingga akhir Februari ini sekitar 1.000 unit akan datang ke Indonesia. Targetnya 105.000 mobil pickup India tersebut total masuk pada akhir 2026.

"Sebulan ini komplit lah 1.000 an, dan semuanya (105.000 mobil pickup) tuh kita usahakan dalam tahun ini tiba (di Indonesia)," ujarnya saat ditanya detikcom di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads