Purbaya Ultimatum Rokok Ilegal Beralih ke Legal: Nggak Mau, Kita Tutup!

Purbaya Ultimatum Rokok Ilegal Beralih ke Legal: Nggak Mau, Kita Tutup!

Andi Hidayat - detikFinance
Sabtu, 11 Apr 2026 11:42 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Menteri Keuangan menyatakan optimis ekonomi nasional bisa tumbuh enam persen yang didukung dari Bank In
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengultimatum produsen rokok ilegal segera beralih ke jalur legal. Purbaya juga tak segan menutup pabrik rokok terkait jika enggan beralih ke pasar yang legal.

Purbaya mengatakan, produk rokok ini juga berpotensi menyumbang terhadap pendapatan negara. Ia pun menargetkan peralihan produsen rokok ilegal menjadi legal paling lambat bulan Mei mendatang.

"Kita sih pengennya Mei, itu paling telat sudah jalan supaya pendapatan ke kita masuk. Dan saya bisa betul-betul larang rokok-rokok yang ilegal, saya tutup betulan nanti karena mereka kita kasih kesempatan kan untuk main di pasar yang legal. Kalau nggak mau, kita tutup," ujar Purbaya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Purbaya legalisasi rokok ilegal ini masih dalam pembahasan bersama DPR. Ia berharap, kebijakan ini bisa diterima DPR dan segera diterapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

"Sebentar lagi mau diskusi dengan DPR gimana bagusnya, tapi proposal udah selesai. Diharapkan nanti bisa diterima oleh DPR, baru kita jalankan nanti," jelasnya.

Ia menekankan, produsen rokok ilegal harus membayar cukai tertentu untuk beralih ke pasar legal.

"Dia harus masuk ke legal dengan membayar cukai tertentu," pungkasnya.

(ahi/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads