Teknologi penanganan tumpahan minyak dari Indonesia diperkenalkan dalam SpillAsia 2026 yang berlangsung di Suntec Singapore pada 23-25 September 2026.
Oil Spill Combat Team (OSCT) Indonesia dan Slickbar Indonesia membawa teknologi penanggulangan tumpahan minyak dalam ajang yang mempertemukan pelaku industri, pemerintah, pakar, dan organisasi yang bergerak di bidang pencemaran laut.
Sejumlah profesional dari berbagai negara mengunjungi booth OSCT dan Slickbar untuk melihat teknologi yang digunakan dalam penanganan tumpahan minyak. Diskusi juga dilakukan terkait pengalaman operasional, penanganan insiden, serta tantangan pencemaran laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chairman OSCT Indonesia, DR. Bayu Satya, B.Sc., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia bertemu dengan sejumlah profesional di bidang keselamatan dan penanggulangan bencana maritim, salah satunya Masami Shiraishi, President Maritime Disaster Prevention Center (MDPC) Jepang.
Shiraishi memiliki pengalaman di bidang keselamatan dan penanggulangan bencana maritim, termasuk saat berkarier di Japan Coast Guard.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pertukaran pengalaman antar pelaku industri penanggulangan tumpahan minyak dari berbagai negara.
Selain memperkenalkan teknologi, OSCT dan Slickbar juga melakukan diskusi mengenai pengalaman di lapangan serta tantangan dalam menangani pencemaran laut.
"Bagi kami, sebuah booth bukan hanya tempat untuk memperkenalkan produk. Booth adalah tempat bertemunya pengalaman, kepercayaan, dan peluang untuk membangun kerja sama jangka panjang," demikian pernyataan yang disampaikan terkait kehadiran OSCT dan Slickbar Indonesia di SpillAsia 2026.
SpillAsia merupakan forum yang mempertemukan perusahaan, pemerintah, pakar, organisasi, dan pemangku kepentingan di bidang pencegahan, kesiapsiagaan, penanggulangan, serta pemulihan akibat pencemaran laut.
Keikutsertaan OSCT dan Slickbar Indonesia menjadi kesempatan untuk bertemu dengan pelaku industri dari berbagai negara dan bertukar pengetahuan mengenai penanganan tumpahan minyak serta perlindungan lingkungan maritim.
Selama tiga hari penyelenggaraan, pembahasan di booth OSCT dan Slickbar mencakup teknologi, pengalaman operasional, serta kerja sama dalam penanganan pencemaran laut.
(fdl/fdl)









































