Follow detikFinance
Rabu 06 Dec 2017, 21:05 WIB

Laporan dari Shanghai

Naik Kereta Cepat di China, Jarak 300 Km Ditempuh 2,5 Jam

Niken Widya Yunita - detikFinance
Naik Kereta Cepat di China, Jarak 300 Km Ditempuh 2,5 Jam Foto: Niken Widya Yunita
Shanghai - China memiliki moda transportasi canggih yakni kereta cepat. Waktu yang ditempuh pun menjadi separuhnya.

Detikcom berkesempatan mencoba kereta cepat di China bersama dengan rombongan dari PLN dan para rektor universitas negeri, serta pakar energi di Indonesia, Rabu (6/12/2017). Rombongan kami berangkat dari Stasiun Ninghai-Shanghai Hongqiao.

Kereta datang pukul 16.57 waktu China. Waktu di China 1 jam lebih cepat dari Indonesia.

Begitu sampai di stasiun, penumpang harus melewati pagar besi yang disediakan. Kemudian di pintu utama, penumpang harus antre masuk.

Kereta cepat di ChinaKereta cepat di China Foto: Niken Widya Yunita

Tiket bisa dibeli dengan online atau membeli langsung di stasiun. Harga tiket first class kami yakni 278 Yuan. Jika dikurs dalam rupiah menjadi Rp 556 ribu. (1 Yuan= Rp 2.000).

Sebelum masuk ke ruang tunggu, penumpang harus memasukkan tas ke tempat penindai. Sedangkan penumpang harus melewati metal detector yang di ujung jalan ada petugas. Bagi warga negara asing, petugas akan memeriksa paspor sebelum melewati metal detector

Setelah masuk, penumpang harus menunggu dulu di stasiun. Saat itu jumlah penumpang lumayan banyak. Mereka duduk di bangku yang telah disediakan. Bagi yang tidak dapat duduk, penumpang dapat berdiri.

Ruang tunggu kereta cepat di ChinaRuang tunggu kereta cepat di China Foto: Niken Widya Yunita

Di dalam stasiun tersedia toko makanan kecil atau kopi, dan tersedia pula toilet.

15 Menit menjelang kereta yang bernama CRH Train datang, penumpang diminta masuk ke dalam peron. Namun penumpang harus antre dan harus memasukkan karcis dan karcis itu akan keluar lagi sebagai tanda kita diperbolehkan masuk ke peron.

Di peron kita harus menemukan gerbong dengan melihat di bawah peron. Karena rombongan kami di peron 3 maka kami berada di barisan terdepan.

Jalur penumpang memasukkan karcis kereta cepatJalur penumpang memasukkan karcis kereta cepat Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance

Salah satu guide kami, Shi Xiaolin menyatakan, kereta ini akan berhenti di 7 stasiun. Kereta berkecepatan 315 km/jam dan ditempuh dalam waktu 2,5 jam.

Bila menggunakan jalur darat, waktu yang ditempuh dari Ninghai ke Shanghai 4 jam dalam jarak 300 kilometer.

"Kereta ada 16 gerbong. Satu gerbong berisi 64 penumpang," kata Shi Xiaolin yang bisa berbahasa Indonesia ini.

kereta cepat di Chinakereta cepat di China Foto: Niken Widya Yunita

Tibalah kereta datang pukul 16.57 waktu setempat. Kereta datang tepat waktu. Kereta berangkat pukul 16.00.

Penumpang mencari nomor duduk di tiket yang sudah dibeli. Kursi yang disediakan cukup nyaman untuk istirahat.

Benar saja, kereta jalan sangat cepat. Goyangan tidak terlalu terasa. Sayangnya kami berangkat dengan awan terlihat tidak terang. Karena itu pemandangan tidak terlalu terlihat.

Lalu apa saja fasilitas di dalam kereta? Di dalam kereta, ada televisi dengan film kartun untuk anak-anak. Bangku yang disediakan juga sangat nyaman. Penumpang dapat meletakkan tas di atas tempat yang disediakan.

Lampu di kereta juga selalu menyala. Selain itu ada juga charger untuk mengisi baterai. Pendingin udara cukup hangat untuk penumpang. Suhu di China sekitar 6-8 derajat.

Di dalam kereta, penumpang dilarang membawa sendok dan garpu. Untuk kenyamanan lainnya ada sandaran untuk kaki di bawah. Nyaman bukan?

Di kereta cepat China ada pramugari yang menawarkan makanan dan minuman ringan. Pramugari tersebut memakai baju seragam dengan celana panjang. Namun sayangnya pramugari tidak mau difoto. Sedangkan petugas tiket juga tidak mau diambil gambarnya.

Bagaimana dengan toilet? China terkenal kurang tertib dalam soal kebersihan. Bau yang terasa sangat menyengat saat pintu toilet dibuka.

Terlepas dari itu semua, China masih lebih dulu dibanding Indonesia dalam hal kereta cepat. Kita tunggu saja kereta cepat yang kabarnya akan membawa penumpang dari Jakarta-Bandung atau Anda mau merasakan sendiri naik kereta cepat dengan langsung datang ke China? (nwy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed